“Kami memadukan unsur tradisional dan modern agar tampil relevan dengan generasi sekarang. Ini bukti bahwa pemuda Malang mampu menjaga budaya sekaligus beradaptasi dengan kemajuan zaman,” ujarnya.
Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah ekspresi sekaligus refleksi bagi generasi muda untuk terus memperkuat karakter kebangsaan di tengah tantangan global.
Dengan dukungan berbagai komunitas, pelajar, dan pemerintah daerah, semangat Sumpah Pemuda di Kota Malang kembali bergema menegaskan peran pemuda sebagai penjaga nilai persatuan dan penggerak kemajuan bangsa di era digital. (ab)