Contoh pengeluaran awal: loyang ukuran kecil (Rp25.000), mixer tangan mini (Rp150.000), sendok ukur (Rp20.000), dan toples bahan (Rp30.000). Total sekitar Rp225.000. Untuk kemasan, bisa beli 50 cup alumunium seharga Rp50.000 dan 1 roll stiker custom Rp30.000.
Modal ini hanya perlu dikeluarkan sekali. Tapi harus dihitung agar bisa kembali modal dalam penjualan 3–4 batch PO. Perhitungkan juga berapa lama alat-alat tersebut bisa digunakan sebelum harus diganti.
5. Tentukan Target Pasar Secara Spesifik
Misal menjual ke sesama anak kos di area kampus, maka pilih produk ekonomis dengan harga maksimal Rp25.000 - Rp 50.000 Jika ingin jual ke dosen atau staf, bisa jual dessert box ukuran besar dengan harga lebih.
Dengan target yang jelas, promosi lebih tepat sasaran. Contoh: jika menyasar mahasiswa cowok, bisa pakai narasi “camilan hemat buat nugas” di poster atau caption media sosial. Jika target ibu-ibu kantin kampus, bisa pakai pendekatan “oleh-oleh untuk anak di rumah”.
6. Buat Jadwal Produksi dan Pengantaran yang Jelas
Semisal uka pemesanan tiap Senin–Kamis, produksi Jumat, dan pengantaran Sabtu pagi. Pembayaran dilakukan maksimal Kamis malam agar bahan bisa dibeli Jumat pagi. Produksi dilakukan setelah kuliah selesai, misal mulai pukul 6 sore.
Untuk pengantaran, bisa tawarkan dua opsi: ambil sendiri di kos jam tertentu atau ongkir ditanggung pembeli. Ini memudahkan pengelolaan waktu dan tenaga, apalagi jika kuliah padat.
7. Hitung Harga Jual yang Adil—Bukan Sekadar Murah
Contoh: biaya produksi satu cup brownies adalah Rp5.500. Tambah margin 40% (sekitar Rp1.800), maka baru bisa dihitung harga jualnya.
Hindari menjual dengan harga Rp5.000 hanya karena kompetitor menjual di harga itu. Bisa jadi mereka tidak menghitung gas, waktu, dan kemasan. Bisnis kecil tetap butuh margin sehat agar berumur panjang.
8. Persiapkan Strategi Promosi Tanpa Modal Besar ; Pemilihan Platform
Kalau mau bikin video 30 detik “unboxing” dessert box buatan sendiri, pakai musik trend TikTok. Posting di Instagram story dengan polling “mau PO batch selanjutnya tidak?”. Bisa juga minta testimoni dari 5 pembeli pertama dan upload review mereka. Pertimbangkan mau lebih fokus dengan platform apa untuk promosi (twitter / instagram / tiktok / whatsapp)
Kalau punya teman di himpunan, minta bantu promosi di grup atau saat rapat. Kolaborasi bisa berbentuk barter: teman promosi, diberi tester gratis.
9. Siapkan Dana Darurat dan Rencana Jangka Panjang
Jika semisal harga telur naik mendadak menjadi Rp35.000 per kilo. Tanpa dana darurat, keuntungan batch itu bisa habis. Siapkan 10–15% dari laba sebagai buffer.