Sinopsis Film 'Number One': Kisah Choi Woo Shik yang Berusaha Menghentikan Takdir lewat Makanan
Sinopsis film Number One yang dibintangi oleh Choi Woo Sik--XXI
MALANG, DISWAYMALANG.ID--Hubungan antara ibu dan anak memang tidak pernah habis untuk dikupas, apalagi jika dibalut dengan sentuhan fantasi yang menyentuh kalbu.
Film Korea terbaru berjudul Number One hadir membawa premis unik yang siap menguras air mata penontonnya. Diadaptasi dari novel Jepang populer, film ini dijadwalkan menyapa pencinta sinema di Indonesia mulai Rabu, 11 Maret 2026.
Menariknya, film berdurasi 1 jam 45 menit ini menjadi ajang reuni bagi Choi Woo Shik dan Jang Hye Jin. Keduanya sebelumnya sukses memukau dunia lewat peran ikonik mereka sebagai ibu dan anak dalam film peraih Oscar, Parasite.
Kali ini, mereka kembali beradu peran dalam sebuah kisah yang menggabungkan realitas kehidupan sehari-hari dengan elemen supranatural yang penuh teka-teki.
BACA JUGA:Dari Layar Game ke Layar Lebar, Begini Perjalanan Sukses Mario di Hari Spesialnya
BACA JUGA:Romansa Istana Modern! IU dan Byeon Woo-seok Dipasangkan di Drama 'Perfect Crown'
Misteri Angka di Balik Meja Makan

Cuplikan trailer film Number One yang dibintangi Choi Woo Sik tayang mulai Rabu, 11 Maret 2026--XXI
Cerita berfokus pada Ha Min (Choi Woo Shik), seorang mahasiswa yang menjalani kehidupan biasa saja bersama ibunya, Eun Sil (Jang Hye Jin).
Rutinitas mereka sangat sederhana, di mana momen makan bersama di rumah menjadi jantung dari kedekatan mereka. Namun, kehangatan itu berubah menjadi mencekam ketika Ha Min mulai melihat fenomena aneh yang tidak masuk akal.
Setiap kali Ha Min menyantap masakan ibunya, muncul angka misterius yang menyala terang seperti kobaran api di hadapannya. Awalnya, ia menganggap hal itu hanyalah halusinasi akibat kelelahan.
Namun, Ha Min menyadari bahwa angka tersebut terus berkurang satu demi satu setiap kali ia selesai makan. Anehnya, angka hitung mundur ini hanya muncul saat ia mengonsumsi masakan rumah, dan tidak pernah tampak jika ia jajan di luar bersama teman-temannya.
Ketakutan Ha Min memuncak saat ia menyadari bahwa angka tersebut merupakan sisa kesempatan bagi sang ibu untuk memasak baginya sebelum maut menjemput.
Sumber: harian disway
