Waspada! Bahaya Boraks dalam makanan, Ciri-Ciri dan Dampaknya bagi Kesehatan

Kamis 27-02-2025,17:47 WIB
Reporter : M. Wahyu Ibrahim
Editor : Agung Pamujo

MALANG, DISWAYMALANG.ID-- Boraks masih ditemukan dalam berbagai makanan, meskipun penggunaannya telah dilarang. Zat kimia ini sering digunakan oleh oknum pedagang untuk mengawetkan makanan dan meningkatkan teksturnya agar lebih kenyal. Padahal, konsumsi boraks secara terus-menerus dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Boraks atau sodium tetraborate merupakan bahan kimia berbentuk serbuk putih yang biasanya digunakan sebagai pembersih, bahan deterjen, pengawet kayu, hingga pestisida.

Namun, dalam dunia kuliner, boraks kerap disalahgunakan untuk mengawetkan makanan karena harganya murah dan mampu membuat makanan tampak lebih menarik.

BACA JUGA:Komisi IX DPR RI Temukan Indikasi Kandungan Boraks dalam Makanan di Pasar Oro-Oro Dowo Malang

Ciri-Ciri Makanan Mengandung Boraks

Masyarakat perlu waspada terhadap makanan yang mengandung boraks. Beberapa jenis makanan yang kerap terindikasi mengandung boraks antara lain mie, bakso, pangsit, tahu, hingga kerupuk.

Beberapa ciri makanan yang patut dicurigai mengandung boraks meliputi:

  • Tekstur lebih kenyal, padat, dan tidak mudah hancur.
  • Warna tampak lebih putih dibanding makanan sejenis.
  • Memiliki bau yang tidak sedap.
  • Lebih tahan lama tanpa mengalami perubahan bentuk atau bau.

Dampak Kesehatan Akibat Konsumsi Boraks

Mengonsumsi makanan yang mengandung boraks dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, di antaranya:

  • Gangguan pencernaan seperti mual, muntah, dan diare.
  • Lemas, sakit kepala, serta nyeri perut.
  • Iritasi kulit, kemerahan, hingga gangguan pernapasan.
  • Dalam kasus yang lebih serius, boraks bisa menyebabkan kejang, gangguan saraf, bahkan kanker hati dan kanker usus besar.
  • Infertilitas atau gangguan kesuburan.
  • Gangguan fungsi ginjal yang berpotensi menyebabkan produksi urine berkurang drastis (anuria).

Upaya Pencegahan dan Perlindungan Konsumen

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus melakukan pengawasan ketat terhadap makanan yang beredar di pasaran guna memastikan keamanan pangan. Produk makanan yang terbukti mengandung boraks akan ditarik dari peredaran.

Agar terhindar dari bahaya boraks, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam memilih makanan. Periksa label produk sebelum membeli makanan dalam kemasan dan pastikan produk telah terdaftar di BPOM.

Kategori :