7.Gunakan Perangkat Keamanan Tambahan
Selain mengandalkan kata sandi dan autentikasi dua faktor, gunakan perangkat keamanan tambahan seperti USB security key untuk mengamankan akun penting. Anda juga bisa mengaktifkan fitur enkripsi data di perangkat untuk melindungi informasi jika perangkat dicuri atau hilang.
8.Hindari Menggunakan Satu Akun untuk Semua Layanan
Jangan gunakan akun yang sama untuk berbagai layanan online, terutama yang berkaitan dengan perbankan dan email utama. Jika satu akun diretas, akun lainnya bisa ikut terancam. Pisahkan akun pribadi, pekerjaan, dan hiburan untuk mengurangi risiko kebocoran data yang luas.
9. Rutin Cek Kebocoran Data dan Gunakan Layanan Keamanan Tambahan
Gunakan layanan seperti Have I Been Pwned untuk memeriksa apakah data pribadi Anda telah bocor dalam pelanggaran data yang terjadi di berbagai platform online. Selain itu, gunakan layanan keamanan seperti monitor identitas digital dari penyedia keamanan siber untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan pada akun Anda.
Dengan menerapkan tips di atas secara konsisten, semoga Anda dapat menjaga data pribadi tetap aman dari ancaman siber dan penyalahgunaan.
Selalu waspada dan tingkatkan kesadaran digital agar terhindar dari risiko pencurian identitas serta pelanggaran data. (*)