MotoGP Qatar 2026: Marquez dan Bezzecchi Beda Versi soal Tabrakan

Minggu 08-11-2026,13:16 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

Meski demikian, ia memilih untuk tidak berlarut-larut memikirkan insiden itu. Fokus berikutnya adalah mencoba bangkit pada balapan utama Grand Prix Qatar.

Steward Tidak Menjatuhkan Hukuman

Perselisihan pandangan kedua pembalap semakin menjadi perhatian setelah steward MotoGP melakukan pemeriksaan terhadap insiden tersebut.

Hasil pemeriksaan menyatakan tidak diperlukan tindakan lebih lanjut. Dengan keputusan itu, Marquez tidak menerima penalti dan tetap tercatat sebagai pemenang Sprint Race.

Keputusan tersebut memancing reaksi CEO Aprilia Racing Massimo Rivola. Ia terlihat memberikan tepuk tangan bernada sinis ketika tayangan ulang insiden diperlihatkan di area tim.

Kontroversi ini memperlihatkan bagaimana satu kejadian di lintasan dapat menghasilkan penilaian berbeda dari pembalap, tim, dan penonton.

Namun, secara resmi, insiden Marquez dan Bezzecchi dinyatakan sebagai kejadian balap yang tidak memerlukan hukuman tambahan.

Sprint Race Sempat Dihentikan akibat Kecelakaan Bagnaia

Persaingan di Lusail sebelumnya juga diwarnai insiden lain. Sprint Race sempat dihentikan menggunakan bendera merah setelah Francesco Bagnaia mengalami kecelakaan pada lap pembuka akibat kontak dengan Fermin Aldeguer.

Bagnaia harus dibawa keluar lintasan menggunakan tandu. Setelah kejadian itu, balapan dimulai kembali dengan prosedur restart dan berlangsung selama 10 lap.

Pada start ulang, Bezzecchi yang memulai balapan dari pole position sempat kehilangan posisi terdepan dari Marquez.

Bezzecchi menjelaskan bahwa roda depan motornya sempat terangkat atau mengalami wheelie ketika melakukan akselerasi. Kondisi tersebut mengurangi daya dorong motor dan membuat Marquez mengambil alih posisi pertama.

Setelah itu, keduanya terlibat persaingan ketat hingga akhirnya terjadi kontak di Tikungan 1 pada lap keempat.

Marquez mampu menjaga keunggulan meskipun sempat mendapat tekanan dari Jorge Martin. Fabio Di Giannantonio kemudian berhasil merebut posisi kedua dari Martin pada lap terakhir.

Hasil Sprint Menguntungkan Marquez dalam Perebutan Gelar

Kemenangan di Qatar memberikan tambahan 12 poin bagi Marquez. Ia menyelesaikan Sprint Race dengan waktu 18 menit 46,450 detik.

Fabio Di Giannantonio finis kedua dengan selisih 0,862 detik. Jorge Martin menempati posisi ketiga dengan jarak 1,519 detik dari Marquez.

Hasil tersebut membuat Marquez semakin dekat dengan gelar juara dunia MotoGP kelas premier. Berdasarkan klasemen setelah Sprint Qatar, ia mengoleksi 411 poin, unggul 49 poin atas Martin yang berada di posisi kedua.

Sementara itu, Bezzecchi kehilangan kesempatan menambah poin setelah gagal menyelesaikan Sprint. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri peluangnya secara matematis untuk merebut gelar juara dunia 2026.

Kategori :