Rasulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Semua dosa hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu akan diampuni, kecuali bagi orang yang antara dia dan saudaranya terdapat kebencian dan perpecahan." (HR. Muslim)
Imam an-Nawawi menjelaskan, dibukanya pintu surga bisa dimaknai sebagai melimpahnya rahmat, ampunan, dan pahala yang besar. Bisa juga dimaknai secara hakiki, sebagai tanda kemuliaan kedua hari tersebut.
Pesan pentingnya. jangan sampai kita berpuasa, tapi masih menyimpan dendam dan memutus silaturahmi. Ampunan itu tertahan bagi yang masih bermusuhan.
BACA JUGA:Gus Baha: Halimah Melihat Dada Nabi Muhammad Dibelah Malaikat (1)
4. Hari Kelahiran dan Turunnya Wahyu kepada Nabi saw
Hari Senin punya kemuliaan khusus. Di hari itulah Rasulullah saw dilahirkan, sekaligus hari pertama wahyu diturunkan kepadanya.
Ketika seorang Arab Badui bertanya tentang puasa Senin, Nabi saw menjawab: "Itulah hari ketika aku dilahirkan, dan pada hari itu wahyu diturunkan kepadaku."
Bahkan, dalam riwayat lain, Nabi saw pernah berpesan kepada Bilal bin Rabah: "Jangan sampai engkau meninggalkan puasa hari Senin, karena aku dilahirkan pada hari itu, diutus pada hari itu, dan aku akan wafat pada hari itu."
Maka, berpuasa Senin adalah bentuk syukur sekaligus bentuk cinta kita kepada Rasulullah saw.
BACA JUGA:Napak Tilas 3 Leluhur, Warga Sisir Batu Rawat Sejarah Desa Berusia 192 Tahun
5. Pahala Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Imam al-Ghazali dalam Ihya' Ulumiddin menerangkan, anjuran puasa menjadi semakin kuat pada hari-hari yang mulia. Dalam satu pekan, hari-hari utama itu adalah Senin, Kamis, dan Jumat.
Karena keberkahan waktu tersebut, pahala amal kebaikan di dalamnya dilipatgandakan. Artinya, bukan hanya puasanya yang bernilai, tapi sedekah, zikir, membaca Al-Qur'an, dan amal saleh lain yang dilakukan pada hari itu juga ikut dilipatgandakan pahalanya.
BACA JUGA:Gus Baha Ungkap Alasan Mendoakan Pendosa, Bukan Berarti Membenarkan Maksiat
Puasa Senin-Kamis adalah amalan sederhana, tapi dampaknya besar. Secara spiritual, ia mendekatkan kita kepada Allah dan Rasul-Nya. Secara jasmani, puasa juga terbukti bermanfaat bagi kesehatan tubuh jika dilakukan dengan cara yang benar.
Tidak perlu menunggu sempurna untuk memulai. Mulailah dari satu Senin, lanjut ke satu Kamis, lalu jaga sampai menjadi kebiasaan. Sebab amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang rutin, meskipun sedikit.