Selain nilai akademik, pengalaman organisasi, kemampuan bahasa, motivation letter, dan rekomendasi juga dapat menjadi pertimbangan dalam proses seleksi.
"Nggak ada hal yang nggak mungkin untuk bisa kuliah di luar negeri, nggak selamanya kita berkuliah harus menggunakan biaya sendiri... Asal kalian bersungguh-sungguh mempersiapkan dan juga menjadi individu yang unggul, pasti kalian bisa kok mendapatkan beasiswa ini," ungkap narasumber.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kesempatan kuliah di luar negeri tidak hanya dimiliki mereka yang berasal dari keluarga berada. Dengan riset, persiapan matang, dan pemilihan program yang tepat, peluang mendapatkan beasiswa tetap terbuka bagi mahasiswa Indonesia.(*)