Mau Kuliah Gratis ke Luar Negeri? Alumni ITB Bongkar 3 Tahap Persiapan Beasiswa dari Nol

Mau Kuliah Gratis ke Luar Negeri? Alumni ITB Bongkar 3 Tahap Persiapan Beasiswa dari Nol

Ingin kuliah gratis ke luar negeri? Simak 3 tahap persiapan beasiswa dari alumni ITB, mulai riset hingga dokumen.-Ilustrasi AI -

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Mendapatkan beasiswa luar negeri membutuhkan persiapan panjang, bukan sekadar memiliki nilai akademik tinggi.

Mulai dari menentukan jurusan dan negara tujuan, menyiapkan dokumen, hingga menyusun motivation letter, semuanya harus direncanakan sejak awal agar peluang lolos semakin terbuka.

Panduan tersebut dibagikan seorang alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berhasil meraih dua beasiswa di Belanda. Berdasarkan pengalamannya, ada tiga tahapan penting yang perlu dilakukan calon mahasiswa sebelum mengirimkan aplikasi beasiswa ke universitas luar negeri.

Strategi ini dapat menjadi panduan bagi mahasiswa maupun lulusan baru yang ingin melanjutkan pendidikan S2 di luar negeri. Kuncinya adalah memiliki tujuan jelas, disiplin menyiapkan persyaratan, dan tidak takut menghadapi kegagalan.

1. Tentukan Tujuan Sebelum Berburu Beasiswa

Langkah pertama adalah melakukan riset untuk menentukan jurusan, universitas, negara, dan program beasiswa yang ingin dituju. Tahap ini penting agar calon pendaftar tidak menghabiskan waktu mengurus aplikasi yang sebenarnya kurang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

Ada tiga pendekatan yang bisa digunakan.

Major Oriented

Pendekatan ini dimulai dengan menentukan jurusan atau bidang studi yang ingin dipelajari. Setelah itu, calon mahasiswa mencari universitas dan negara yang memiliki program sesuai dengan minat serta rencana kariernya.

Country Oriented

Jika sudah memiliki negara tujuan, pencarian dapat dimulai dari sistem pendidikan negara tersebut. Calon mahasiswa bisa memanfaatkan portal resmi seperti Study in NL untuk Belanda atau Study Australia untuk Australia.

Scholarship Oriented

Pendekatan ketiga dimulai dengan mencari program beasiswa yang tersedia. Setelah menemukan peluang pendanaan, calon pendaftar menyesuaikan pilihan universitas dan jurusan dengan ketentuan program tersebut.

Alumni ITB tersebut menyarankan agar calon mahasiswa membatasi pilihan maksimal tiga program. Dengan begitu, persiapan dokumen dan riset bisa dilakukan lebih fokus.

Sumber:

Berita Terkait