Kromengan juga diprakirakan berawan. Suhu berkisar 22–29 derajat Celsius dengan kelembapan 66–98 persen.
Adapun Wonosari diprakirakan berawan dengan suhu 21–28 derajat Celsius. Kelembapan mencapai 67–98 persen.
Di Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, prakiraan angin menunjukkan kecepatan sekitar 2,7 km/jam pada pukul 06.00 WIB. Pada pukul 12.00 WIB, kecepatannya sekitar 4,7 km/jam. Angin masih tergolong ringan.
Kelembapan Tinggi Memengaruhi Kenyamanan Tubuh
Kelembapan udara menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan masyarakat. Pada 4 November, kelembapan di Kabupaten Malang diprakirakan mencapai 56–99 persen.
Kelembapan menunjukkan banyaknya uap air di udara dibandingkan kapasitas maksimum udara pada suhu tertentu.
Kelembapan tinggi dapat membuat tubuh terasa lebih gerah. Kondisi ini terjadi karena keringat lebih lambat menguap dari permukaan kulit.
Padahal, penguapan keringat membantu tubuh melepaskan panas. Ketika proses tersebut melambat, tubuh lebih sulit mendinginkan diri.
Sebaliknya, kelembapan yang lebih rendah memungkinkan keringat menguap lebih cepat. Namun, kondisi udara yang terlalu kering juga dapat meningkatkan penguapan cairan dari tubuh.
Perlu dipahami, kelembapan tinggi tidak selalu berarti hujan akan turun. Hujan membutuhkan proses pembentukan awan dan kondisi atmosfer yang mendukung.
Angin Ringan dan Sedang, Apa Pengaruhnya?
Kecepatan angin turut memengaruhi kenyamanan masyarakat saat beraktivitas. Angin membantu sirkulasi udara dan mempercepat penguapan keringat.
Mengutip BMKG, kecepatan angin di bawah 10 km/jam termasuk angin ringan. Sementara itu, kecepatan 10–30 km/jam termasuk angin sedang.
Angin ringan biasanya terasa sebagai embusan lembut. Adapun angin sedang mulai terasa lebih kuat dan dapat menggerakkan dedaunan atau ranting kecil.
Data prakiraan di beberapa titik Kabupaten Malang menunjukkan angin umumnya ringan pada pagi hari. Namun, sejumlah kawasan dapat mengalami peningkatan kecepatan hingga kategori sedang menjelang siang.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan tetap perlu memperhatikan perubahan cuaca. Pengendara juga disarankan lebih berhati-hati ketika melintasi kawasan pegunungan dan jalan yang berpotensi licin.
Warga dapat memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui laman resmi BMKG. Informasi tersebut penting karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.