MALANG, DISWAYMALANG.ID - Cuaca di kawasan pegunungan Malang Raya diprakirakan basah pada Senin, 2 November 2026. Hujan ringan hingga sedang berpotensi turun sejak pagi dan meningkat pada siang hingga sore, sementara Perairan Malang berpotensi mengalami hujan petir dengan gelombang laut mencapai 1,8 meter.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian warga, wisatawan, dan pendaki yang beraktivitas di kawasan pegunungan. Terlebih, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Timur.
Hujan Sedang di Semeru, Bromo, hingga Kawi-Butak
Berdasarkan prakiraan cuaca gunung untuk Senin (2/11/2026), Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) memiliki suhu sekitar 11–17°C. Hujan rintik-rintik diprakirakan turun pada pagi hari, kemudian meningkat menjadi hujan sedang sekitar pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.
Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.329 mdpl diprakirakan bersuhu 12–19°C. Hujan rintik-rintik berpotensi terjadi sejak pagi, sedangkan hujan sedang diperkirakan turun pada siang hingga sore. Menjelang malam, kondisi berangsur menjadi berawan.
Kondisi serupa diprakirakan terjadi di Gunung Arjuno dan Welirang. Suhu Arjuno berkisar 11–19°C, sedangkan Welirang sekitar 16–22°C. Keduanya berpotensi mengalami hujan sedang pada rentang siang hingga sore.
Sementara itu, Gunung Kawi-Butak diprakirakan memiliki suhu sekitar 11–20°C. Hujan rintik-rintik berpotensi turun pada pagi dan malam, dengan hujan sedang pada siang hingga sore.
Status Pendakian Gunung Perlu Diperhatikan
Selain kondisi cuaca, calon pendaki perlu memperhatikan status aktivitas setiap kawasan. Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga berdasarkan informasi yang tercantum dalam data aktivitas gunung. Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak.
Larangan juga berlaku pada area sepanjang alur Besuk Kobokan dan sungai lain yang berhulu di Semeru. Potensi bahaya meliputi awan panas guguran, guguran lava, dan lahar. Informasi operasional pendakian harus mengikuti pengumuman resmi pengelola dan PVMBG.
Kawasan wisata Gunung Bromo dilaporkan telah beroperasi kembali. Namun, wisatawan tetap perlu mematuhi ketentuan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, termasuk larangan mendekati kawah aktif dalam radius 1 kilometer dan kewajiban membeli tiket melalui kanal resmi.
Berbeda dengan Bromo, jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang masih ditutup sementara menyusul kebakaran hutan di kawasan Tahura Raden Soerjo. Penutupan berlaku sejak 17 Oktober 2026 dan calon pendaki diminta menunggu pengumuman pembukaan kembali dari pengelola.
Di kawasan Kawi-Butak, status jalur pendakian tidak seragam. Puncak Kawinajang melalui Ngantang dan Gunung Panderman-Bokong dilaporkan telah dibuka kembali dengan ketentuan tertentu. Sementara itu, jalur utama Gunung Butak dan sejumlah jalur lain di kawasan Kawi masih ditutup atau dalam tahap pemulihan pascakebakaran. Pendaki perlu memastikan status jalur melalui pengelola sebelum berangkat.
Perairan Malang Berpotensi Hujan Petir
BMKG Maritim mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Perairan Malang yang berlaku mulai 2 November pukul 07.00 hingga 5 November 2026 pukul 07.00 WIB. Pada awal periode prakiraan, kondisi perairan diperkirakan mengalami hujan petir dengan suhu sekitar 25°C dan kelembapan 91 persen.