MALANG, DISWAYMALANG.ID–Aurora Gaming PH akhirnya meraih gelar juara MPL Philippines Season 18. Tim berjuluk The Northern Lights itu menaklukkan Team Falcons PH dengan skor 4-2 dalam grand final di PhilSports Arena, Pasig City, Filipina, Minggu, 25 Oktober 2026.
Kemenangan tersebut mengakhiri penantian Aurora untuk meraih gelar domestik MPL Filipina. Mereka sekaligus membuktikan bahwa status sebagai juara dunia M7 World Championship bukan sekadar modal reputasi.
Perjalanan Aurora menuju podium juara berlangsung penuh tantangan. Setelah sempat tertinggal 1-2 dalam grand final, mereka bangkit dengan merebut tiga game berturut-turut. Jan Dominic Del Mundo alias Domeng tampil menonjol dan dinobatkan sebagai Finals MVP MPL PH S18.
Gelar ini juga membuka jalan bagi Aurora untuk kembali tampil di panggung dunia. Mereka akan menjadi salah satu wakil Filipina dalam M8 World Championship yang dijadwalkan berlangsung di Istanbul, Turki, pada Januari 2027. Team Falcons PH turut mengamankan tiket sebagai finalis MPL PH S18.
Aurora Unggul Lebih Dulu, Team Falcons Berbalik Memimpin
Aurora membuka grand final dengan kemenangan pada game pertama berkat penguasaan objektif dan permainan agresif. Namun, Team Falcons segera merespons pada dua game berikutnya.
Permainan Michael Kyle Sayson, Salic Hadji Imam, dan Marco Super Marco Requitiano membantu Team Falcons merebut game kedua dan ketiga. Mereka pun berbalik unggul 2-1 dan semakin dekat dengan gelar juara.
Situasi itu menempatkan Aurora dalam tekanan. Mereka harus memenangi tiga game berikutnya secara beruntun untuk memastikan trofi tidak jatuh ke tangan Team Falcons.
Strategi Estes Jadi Titik Balik Aurora
Aurora mengubah jalannya pertandingan pada game keempat melalui strategi kejutan menggunakan Estes di posisi mid lane. Kenneth Yue Tadeo memainkan hero tersebut untuk menghadapi komposisi Team Falcons.
Pilihan tak biasa itu berjalan efektif. Aurora tampil lebih dominan dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Strategi Estes kembali digunakan pada game kelima, kali ini melalui Dylan Light Catipon di posisi roamer.
Pertandingan kelima berlangsung ketat. Aurora mampu memanfaatkan peluang dalam perebutan objektif penting untuk membalikkan keadaan. Mereka merebut kemenangan dan berbalik unggul 3-2, hanya membutuhkan satu game lagi untuk menjadi juara.
Domeng Jadi Finals MVP, Aurora Kunci Gelar
Memasuki game keenam, Aurora tidak memberi kesempatan kepada Team Falcons untuk memperpanjang seri. Mereka tampil agresif dan mengendalikan pertandingan hingga berhasil menuntaskan perlawanan lawan dalam waktu sekitar 11 menit 41 detik.
Domeng menjadi salah satu pemain kunci dalam penentuan gelar. Menggunakan Clint, ia mencatatkan double kill pada fase krusial pertandingan dengan dukungan rekan setimnya. Aurora pun memastikan kemenangan 4-2.