Mirwan Suwarso Ungkap Peran Fabrizio Romano dalam Transfer Martin Baturina ke Como

Jumat 23-10-2026,08:19 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

Masalah muncul ketika biaya yang diminta para agen dinilai terlalu tinggi. Menurut Mirwan, nilainya hampir menyamai biaya transfer pemain itu sendiri.

Como akhirnya memilih menghentikan negosiasi karena mempertimbangkan kelayakan finansial.

“Biaya yang diminta oleh para agen hampir setara dengan nilai transfernya sendiri. Saat itu, kami memutuskan bahwa tidak masuk akal untuk melanjutkan proses tersebut,” ungkap Mirwan.

Sučić kemudian bergabung dengan Inter. Sementara itu, Como kembali mengevaluasi opsi pemain lain untuk mengisi kebutuhan di lini tengah.

Martin Baturina Menjadi Alternatif

Setelah rencana mendatangkan Sučić tidak berlanjut, Baturina muncul sebagai pilihan yang menarik. Mirwan menjelaskan bahwa Como sebenarnya mencari gelandang dengan karakteristik serupa Sučić, terutama pemain bernomor punggung 8 yang mampu menjalankan peran di lini tengah.

BACA JUGA:Como Hancurkan Manchester United 4-1, Fans Italia Berterima Kasih kepada Keluarga Hartono

Baturina dinilai memiliki potensi untuk mengisi kebutuhan tersebut. Hasil evaluasi data yang positif ikut memperkuat keputusan Como untuk melanjutkan proses perekrutan.

Como kemudian resmi mengumumkan kedatangan Baturina pada Juni 2025. Pemain tim nasional Kroasia itu direkrut dari Dinamo Zagreb dengan kontrak hingga 2030 dan mulai menjadi bagian dari skuad Como pada 1 Juli 2025.

Sebelum pindah ke Italia, Baturina tampil dalam 165 pertandingan bersama tim utama Dinamo Zagreb. Ia mencatatkan 22 gol dan membantu klub tersebut meraih sejumlah gelar domestik.

Pelatih Como Cesc Fàbregas juga menyambut kedatangan Baturina. Ia menilai sang gelandang memiliki kualitas teknik, kecerdasan dalam mengolah bola, serta kemampuan untuk menentukan jalannya pertandingan.

Strategi Transfer Como Mengandalkan Data

Pengakuan Mirwan memperlihatkan sejumlah tahapan dalam strategi perekrutan Como. Informasi dari pihak luar menjadi pintu masuk untuk mengenali pemain, sedangkan analisis data digunakan untuk mengevaluasi potensi dan kecocokannya dengan kebutuhan tim.

BACA JUGA:Como 1907 Siap Tinggalkan Adidas, Jersey Sendiri Jadi Langkah Bisnis Baru

Kasus Sučić juga menunjukkan bahwa Como mempertimbangkan aspek ekonomi sebelum menuntaskan transfer. Kesepakatan dengan klub asal tidak otomatis membuat sebuah perekrutan dilanjutkan apabila biaya tambahan dinilai tidak masuk akal.

Dalam kasus Baturina, rekomendasi Fabrizio Romano memperkenalkan nama sang pemain kepada Mirwan. Namun, keputusan akhir tetap didasarkan pada penilaian klub terhadap kualitas dan prospek pemain.

Baturina pun akhirnya menjadi bagian dari proyek Como 1907 di bawah arahan Cesc Fàbregas. Proses perekrutannya sekaligus memberikan gambaran tentang cara klub tersebut memadukan jaringan informasi, analisis data, kebutuhan taktik, dan pertimbangan finansial dalam membangun skuad.

Kategori :