Bagian pembuka mengingatkan pada Resolusi Jihad yang menjadi salah satu tonggak sejarah perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Peristiwa tersebut berkaitan erat dengan semangat perlawanan rakyat terhadap kembalinya kekuasaan kolonial setelah Proklamasi Kemerdekaan.
2. Meneguhkan cinta tanah air
Pesan tentang kesetiaan kepada Indonesia menegaskan bahwa kehidupan beragama dan kecintaan terhadap tanah air dapat berjalan beriringan.
Santri diharapkan ikut menjaga persatuan, menghormati keberagaman, serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.
3. Menekankan pentingnya belajar dan menghormati kiai
Ajakan untuk mengaji dan patuh kepada kiai menggambarkan pentingnya pendidikan agama, adab, serta penghormatan terhadap guru.
Pesantren menjadi tempat pembentukan karakter melalui pembelajaran, kedisiplinan, dan kehidupan bersama.
4. Mengajak santri mengabdi kepada masyarakat
Lirik tentang meluruskan niat dan mengabdi bagi kemaslahatan umat mengingatkan bahwa ilmu harus memberikan manfaat nyata.
Santri diharapkan mampu berperan dalam pendidikan, kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan masyarakat.
Teks Ikrar Hari Santri 2026
Selain Mars Hari Santri, pembacaan ikrar dapat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan. Teks berikut merupakan naskah yang tercantum dalam materi berita dan perlu dicocokkan kembali dengan dokumen resmi Kementerian Agama sebelum digunakan dalam upacara.
Bismillahirrahmanirrahim.
Ashhadu allaa ilaaha illallah,
Wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah.
Kami Santri NKRI Berikrar:
- Berpegangan teguh pada akidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah.
- Bertanah air satu, tanah air Indonesia; berideologi negara satu, ideologi Pancasila; berkonstitusi satu, Undang-Undang Dasar 1945; dan berkebudayaan satu, Bhinneka Tunggal Ika.
- Selalu bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa dan raga membela tanah air dan bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan dan kesatuan nasional, serta mewujudkan perdamaian dunia.
- Ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan, lahir dan batin, bagi seluruh rakyat Indonesia.
- Pantang menyerah, pantang putus asa, serta siap berdiri di depan melawan pihak-pihak yang merongrong Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, dengan semangat Proklamasi Kemerdekaan dan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama.