Hari Nacho Nasional 6 November, Jejak Camilan Meksiko di Malang
-Ilustrasi: gemini AI--
MALANG, DISWAYMALANG.ID - Camilan berbahan dasar tortilla renyah dengan lelehan keju dan irisan cabai jalapeño memiliki perjalanan sejarah yang menarik. Makanan yang dikenal dengan nama nachos ini lahir dari kreativitas seorang pekerja restoran di Meksiko pada 1943, sebelum berkembang menjadi camilan populer di berbagai negara.
Setiap 6 November, masyarakat Amerika Serikat mengenal peringatan National Nachos Day atau Hari Nacho Nasional. Momentum ini menjadi kesempatan untuk mengenang Ignacio Anaya García, sosok yang namanya melekat pada salah satu camilan khas Meksiko tersebut.
Di Malang Raya, perkembangan kuliner internasional turut menghadirkan makanan bergaya Meksiko. Nachos mulai dapat ditemukan melalui sejumlah tempat makan dan kafe, terutama di Kota Malang dan Kabupaten Malang.
Kehadirannya memperlihatkan bagaimana makanan yang awalnya dibuat secara sederhana di kawasan perbatasan Meksiko-Amerika Serikat bisa dikenal dan diadaptasi menjadi bagian dari pilihan kuliner masyarakat di berbagai daerah.
Berawal dari Kreativitas Ignacio Anaya pada 1943
Sejarah nachos bermula di Piedras Negras, negara bagian Coahuila, Meksiko, pada 1943. Kota tersebut berada di dekat perbatasan Amerika Serikat, berseberangan dengan Eagle Pass, Texas.
Saat itu, Ignacio Anaya García bekerja di restoran Victory Club. Suatu hari, sekelompok perempuan yang merupakan istri tentara Amerika Serikat datang ke restoran untuk mencari makanan.
Dalam sejumlah versi cerita, rombongan tersebut datang ketika dapur sudah tidak memiliki koki yang bertugas. Ignacio kemudian berinisiatif menyiapkan makanan menggunakan bahan yang masih tersedia.
Ia memotong tortilla jagung menjadi bentuk segitiga, menggorengnya, kemudian menambahkan keju Wisconsin yang diparut dan irisan cabai jalapeño. Hidangan tersebut selanjutnya dipanaskan hingga kejunya meleleh.
Makanan sederhana itu ternyata disukai para tamu. Ketika ditanya namanya, Ignacio menyebutnya Nachos Especiales, mengambil nama panggilannya sendiri, Nacho. Dari situlah nama nachos kemudian dikenal luas.
Kisah penciptaan tersebut juga tercatat dalam publikasi sejarah kebudayaan pemerintah Meksiko. Meski terdapat perbedaan mengenai detail kedatangan tamu dan kondisi restoran, sosok Ignacio Anaya dan tahun 1943 secara luas diakui sebagai bagian penting sejarah nachos. Catálogo completo en word.docx +2
Dari Meksiko Menjadi Camilan Populer di Amerika
Popularitas nachos berkembang pesat setelah makanan tersebut dikenal di kawasan perbatasan Meksiko dan Amerika Serikat. Salah satu tokoh yang berperan memperkenalkan nachos dalam bentuk saus keju praktis adalah Frank Liberto. Ia mengembangkan penggunaan saus keju yang dapat disajikan lebih cepat dalam acara olahraga.
Pada 1976, nachos dengan saus keju mulai dikenal luas di stadion bisbol Texas Rangers di Arlington Stadium. Dua tahun kemudian, penyiar olahraga Howard Cosell menyebut nachos dalam siaran pertandingan Monday Night Football. Momen tersebut ikut membantu memperkenalkan nama nachos kepada penonton televisi di Amerika Serikat.
Sumber: diolah dari berbagai sumber









