JAKARTA, DISWAYMALANG.ID--Persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi pembahasan dalam sidang Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam persidangan yang digelar Rabu, 23 September 2026, Hakim Konstitusi Arsul Sani meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan secara rinci dokumen yang diverifikasi ketika Gibran mendaftar sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024.
Pertanyaan Arsul tidak hanya menyentuh surat keterangan penyetaraan pendidikan. Ia juga meminta penjelasan mengenai dokumen pendidikan Gibran di Singapura serta riwayat pendidikan di Australia, termasuk status program di lembaga yang kini dikenal sebagai UTS College.
Dalam persidangan tersebut, Arsul kemudian mengungkap pengalaman pribadinya. Ia menyatakan pernah mengikuti kursus bahasa Inggris selama tiga minggu di Insearch Language Center, yang kini menjadi UTS College. Arsul juga menyebut dirinya sebagai alumni University of Technology Sydney.
Arsul Sani Minta KPU Jelaskan Proses Verifikasi
Pertanyaan Arsul bermula dari keterangan KPU mengenai proses verifikasi dokumen persyaratan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
KPU menyatakan telah menerima dan memverifikasi dokumen persyaratan berdasarkan Berita Acara Nomor 1589/PL.01.4-BA/05/2023 tentang Verifikasi Dokumen Persyaratan Bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden atas nama Prabowo-Gibran.
Dalam persidangan, Arsul meminta KPU menjelaskan apakah pemeriksaan hanya dilakukan terhadap surat keterangan penyetaraan atau juga mencakup dokumen pendidikan lain, seperti ijazah, sertifikat, award, atau diploma dari sekolah Gibran di Singapura.
Ia juga mempertanyakan jenjang pendidikan menengah yang ditempuh Gibran di Singapura, termasuk apakah dokumen kelulusannya berkaitan dengan General Certificate of Education atau GCE pada tingkat O-Level maupun N-Level.
Pengalaman Arsul di UTS
Pembahasan kemudian mengarah pada riwayat pendidikan Gibran di Australia. Arsul menyebut pernah mengikuti kursus bahasa Inggris selama tiga minggu di Insearch Language Center.
Lembaga tersebut kini dikenal sebagai UTS College. Secara kelembagaan, UTS College merupakan penyedia pendidikan tinggi swasta yang juga berfungsi sebagai pathway provider menuju University of Technology Sydney. UTS College antara lain menawarkan program Academic English, UTS Foundation Studies dan diploma pendidikan tinggi.
Arsul menggunakan pengalaman tersebut untuk meminta penjelasan mengenai program yang pernah dijalani Gibran. Ia mempertanyakan apakah program tersebut merupakan pathway menuju pendidikan lanjutan serta bagaimana status kelulusannya, apakah berbentuk matriculation, foundation, atau program sejenis.
Menurut Arsul, penjelasan tersebut diperlukan agar status pendidikan dan dokumen yang menjadi dasar pencalonan dapat dipahami secara jelas.
KPU Nyatakan Dokumen Gibran Telah Diverifikasi
KPU memberikan penjelasan bahwa dokumen persyaratan Gibran telah diterima dan diverifikasi pada proses pencalonan 2023.