Screening TBC Gratis di Kota Batu, Ada 41 Titik hingga 10 November 2026

Rabu 23-09-2026,13:17 WIB
Reporter : Muhammad Sholeh
Editor : Mohammad Khakim

BATU, DISWAYMALANG.ID-Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Salah satu langkah yang kini masif dilakukan adalah menggelar screening atau pemeriksaan TBC gratis di berbagai wilayah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Batu dr Icang Sarrazin mengatakan program ini menyasar masyarakat dengan faktor risiko tinggi terpapar TBC, Rabu (23/9/2026).

Kelompok yang menjadi sasaran di antaranya warga yang mengalami gejala batuk berkepanjangan, memiliki riwayat penyakit diabetes melitus, pernah kontak erat dengan pasien TBC, serta orang yang tinggal serumah dan merawat pasien TBC.

BACA JUGA:Sidak Villa di Bumiaji, DPRD Kota Batu Soroti Dugaan Sumber Air Warga Mati

“Kota Batu saat ini sedang banyak melakukan screening, terutama pemeriksaan TBC secara gratis. Yang batuk, punya diabetes, atau kontak erat serumah dengan pasien TBC maupun yang merawat orang sakit TBC, bisa datang ke 41 titik yang sudah disiapkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut akan dilaksanakan di 41 titik yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Kota Batu. Kegiatan dijadwalkan rutin setiap hari Selasa, Kamis, dan Jumat, dan akan berlangsung hingga 10 November 2026 mendatang.

BACA JUGA:66 Kasus ODGJ Ditangani Dinsos Batu hingga September 2026, Banyak Kambuh karena Lupa Minum Obat

Salah satu agenda terdekat akan digelar pada Kamis, 24 September 2026, bertempat di Balai Desa Junrejo. Tidak hanya pemeriksaan, warga juga akan mendapatkan penyuluhan kesehatan langsung dari dokter spesialis.

“Besok, Kamis tanggal 24, kegiatan berada di Balai Desa Junrejo. Ada dokter spesialis, penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, gula darah, kemudian dilakukan foto rontgen dan selanjutnya mendapatkan diagnosis untuk menentukan pengobatan,” jelasnya.

Dalam setiap titik screening, warga akan menjalani serangkaian pemeriksaan mulai dari cek kondisi umum, pemeriksaan gula darah, hingga foto rontgen dada. Jika ditemukan indikasi mengarah ke TBC, pasien akan langsung diarahkan untuk menjalani diagnosis lanjutan guna menentukan langkah pengobatan.

BACA JUGA:PAD Kota Batu Digenjot, Nurochman Ungkap 4 Strategi Kurangi Ketergantungan Dana Transfer

Menurut dr. Icang, screening massal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini untuk menemukan kasus TBC sedini mungkin di tengah masyarakat.

Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kota Batu mendukung program nasional menuju eliminasi TBC pada tahun 2030.

“Alasannya kenapa ada screening, ini sebagai asas kehati-hatian. Tujuan kita tahun 2030 adalah eliminasi TBC. Harapannya, tahun 2030 Kota Batu sudah tidak ada TBC,” tegasnya.

BACA JUGA:Desa Wisata Bulukerto Kota Batu: Offroad, Elang Jawa hingga Sumber Umbul Gemulo

Kategori :