Dengan Semeru kembali erupsi, masyarakat di wilayah yang berada di sekitar kawasan rawan bencana perlu mengikuti informasi resmi dan arahan petugas.
Terlebih, arah sebaran abu dapat berubah mengikuti kondisi angin. Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi lahar ketika hujan turun di kawasan puncak dan lereng Semeru.
Untuk sementara, informasi yang terverifikasi menunjukkan Semeru erupsi pada pukul 07.51 WIB dengan kolom letusan mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak.
Sementara itu, aktivitas Anak Krakatau masih berlangsung dan telah memberikan dampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah wilayah.
Masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti perkembangan informasi kebencanaan terbaru.