BATIC 2026 di Bali Hadirkan 2.700 Delegasi, Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

Rabu 26-08-2026,09:07 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

NUSA DUA, DISWAYMALANG.ID--Bali menjadi titik temu para pemimpin industri digital dari berbagai negara dalam Bali Annual Telkom International Conference atau BATIC 2026.

Konferensi internasional yang memasuki penyelenggaraan ke-11 itu berlangsung 24-28 Agustus 2026 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali.

Hingga pelaksanaan tahun ini, BATIC berkembang menjadi forum yang tidak hanya membicarakan telekomunikasi, tetapi juga kecerdasan buatan (AI), cloud, konektivitas global, infrastruktur digital dan kolaborasi lintas industri.

Diikuti 2.700 Delegasi dari 67 Negara

BATIC 2026 mengusung tema “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress”.

Penyelenggaraan tahun ini mempertemukan lebih dari 2.700 delegasi dari 760 perusahaan di lebih dari 67 negara.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan skala BATIC dibandingkan rencana awal yang diumumkan sebelum penyelenggaraan. Sebelumnya, BATIC 2026 diproyeksikan menghadirkan lebih dari 2.300 delegasi dari 600 lebih perusahaan di 55 negara.

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya posisi BATIC sebagai ruang pertemuan pelaku ekosistem digital regional dan global.

Selain konferensi, penyelenggaraan tahun ini juga menghasilkan lebih dari 4.200 agenda business meeting. Angka tersebut menjadi indikator bahwa BATIC tidak sekadar menjadi forum pertukaran gagasan, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan peluang bisnis dan kemitraan.

AI Jadi Penggerak Pembahasan

Perkembangan AI menjadi salah satu isu utama BATIC 2026.

Pesatnya penggunaan AI membuat kebutuhan terhadap kapasitas data, cloud, pusat data, keamanan siber dan konektivitas berkecepatan tinggi ikut meningkat.

Karena itu, pembahasan BATIC tidak hanya berkutat pada teknologi AI, tetapi juga infrastruktur yang dibutuhkan agar teknologi tersebut dapat diterapkan secara luas.

Salah satu perhatian penting adalah kabel laut internasional.

Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba menilai infrastruktur konektivitas internasional memiliki posisi strategis untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan bandwidth akibat perkembangan AI dan pertumbuhan pusat data.

Menurutnya, penguatan jaringan kabel laut dan konektivitas lintas batas menjadi bagian dari fondasi digital yang diperlukan untuk menghadapi pertumbuhan kebutuhan data.

Dian Siswarini: Kolaborasi Jadi Kunci

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi perubahan lanskap ekonomi digital.

Kategori :