Penguatan kompetensi tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya saing lulusan. Sertifikasi dan berbagai kompetensi pendamping diharapkan dapat memberikan nilai tambah ketika alumni memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif.
Perkuat Jejaring Alumni hingga Tingkat Nasional
Selain penguatan kompetensi, UNITRI juga mulai memperluas jaringan alumni di berbagai daerah.
Jika sebelumnya komunikasi alumni lebih banyak dilakukan melalui koordinator wilayah, kini UNITRI telah membentuk jaringan perwakilan pada tingkat nasional.
Jaringan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi penghubung antara kampus, alumni, dunia usaha dan masyarakat di berbagai daerah.
“Kita sudah punya perwakilan nasional. Harapannya simpul-simpul daerah akan menjadi duta kita untuk ikut mempromosikan ataupun memberikan sumbangsih kepada masyarakat lewat kerja sama antara dosen dan alumni di daerah,” ujar Dodi.
BACA JUGA:Peluang Amri/Nita di Semifinal BWF World Championship 2026, Mampukah Tumbangkan Nomor 1 Dunia?
Sejumlah inisiasi kolaborasi mulai dilakukan, di antaranya dengan pegiat pariwisata di Sumba Barat Daya serta alumni yang bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat.
Melalui jejaring tersebut, dosen dan civitas akademika UNITRI diharapkan dapat terhubung dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha di berbagai daerah.
“Memang wujud konkretnya belum begitu banyak, tetapi inisiasi awal sudah ada. Mereka meminta networking dengan para dosen kita supaya bisa memberikan inovasi di daerahnya,” katanya.
Apresiasi Wisudawan Inspiratif
Dalam Wisuda ke-52, UNITRI juga memberikan penghargaan kepada Wisudawan Inspiratif. Penghargaan tersebut diberikan kepada lulusan yang dinilai memiliki kepedulian serta kontribusi terhadap masyarakat.
BACA JUGA:Fakultas Vokasi UB Terima Kunjungan Tim BPK RI dan Kemensos untuk Benchmarking Pendidikan Vokasi
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah pengembangan pemanfaatan minyak jelantah agar dapat memiliki nilai guna dan nilai ekonomi lebih besar.
Dodi berharap semakin banyak lulusan UNITRI yang mampu melihat persoalan di lingkungan sekitar sebagai ruang untuk melahirkan solusi.