Kosayu Tak Terbendung di DBL Malang 2026, Siapa Menyusul ke Babak Playoff?
Potret salah satu pemain SMA Kolese Santo Yusup (Kosayu) Malang saat berusaha menembus lini pertahanan lawan. -dbl.id--
KEDUNGKANDANG, DISWAYMALANG.ID-- Persaingan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-South di GOR Ken Arok, Kota Malang, semakin mengerucut menuju babak playoff. Hingga Minggu (23/8/2026), sejumlah tim mulai memastikan langkah, sementara beberapa pertandingan masih menjadi penentu nasib peserta.
Salah satu tim yang paling mencuri perhatian adalah SMA Kolese Santo Yusup Malang (Kosayu). Tim putra Kosayu berhasil menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan kemenangan meyakinkan. Pada laga terakhir, Kosayu bahkan menghantam SMAN 2 Pasuruan dengan skor telak 61-15.
Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Kosayu melaju ke playoff sebagai juara grup. Dalam tiga pertandingan fase grup, Kosayu selalu menang dengan margin lebih dari 30 poin.
Kosayu Tunjukkan Dominasi
Performa Kosayu menjadi salah satu catatan paling menonjol dalam perjalanan DBL East Java-South 2026. Bukan hanya unggul secara skor, tim tersebut juga menunjukkan perubahan pendekatan permainan di bawah pelatih Yosef Aditya Mangkung.
Coach Mangkung membawa filosofi permainan kolektif. Ia berupaya mengurangi ketergantungan terhadap aksi individu dan membuat seluruh pemain terlibat dalam sistem permainan.
Hal itu terlihat saat menghadapi SMAN 2 Pasuruan. Seluruh pemain Kosayu yang tampil setidaknya menyumbangkan dua poin.
Manajemen Kosayu juga melakukan pembenahan dengan menghadirkan empat pelatih baru dengan spesialisasi berbeda. Di antaranya pelatih statistik serta pelatih strength and conditioning.
Pendekatan tersebut membuat Kosayu mencoba menerapkan pola pengelolaan tim yang lebih mendekati standar klub profesional.
Persaingan Playoff Makin Ketat
Kosayu bukan satu-satunya tim yang menjadi sorotan. Sejumlah tim lain telah lebih dahulu mengamankan tiket menuju babak berikutnya setelah tampil konsisten sepanjang fase grup.
SMAN 3 Malang menjadi salah satu tim yang lebih awal memastikan tiket playoff. Persaingan juga melibatkan tim-tim seperti Charis National Academy Malang, SMAN 1 Bululawang, SMAN 1 Blitar, serta sejumlah sekolah lain yang masih berjuang menentukan posisi terbaik.
Pada 23 Agustus, sejumlah laga bahkan berstatus do or die. Charis National Academy Malang menghadapi SMAN 3 Malang di sektor putri untuk memperebutkan satu tiket playoff. Tim yang kalah harus mengakhiri perjalanan mereka musim ini.
Situasi serupa terjadi pada duel SMA Santo Albertus Malang melawan SMAN 1 Blitar di sektor putri. Kedua tim sama-sama mengantongi satu kemenangan dan harus memperebutkan satu slot tersisa menuju playoff.
Banyak Tim Malang Masih Berjuang
Persaingan tidak hanya terjadi di papan atas. Sejumlah tim yang sebelumnya menelan kekalahan masih berusaha menutup fase grup dengan hasil positif.
SMA Santa Maria Malang dan SMA Frateran Malang, misalnya, bertemu pada 23 Agustus setelah sama-sama menelan dua kekalahan. Pertandingan tersebut tidak lagi menentukan posisi juara atau runner-up grup, tetapi tetap menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk menutup perjalanan fase grup dengan kemenangan.
Sumber: dbl.id











