Malang Pintar Libatkan 44 PTS, Warga Kota Malang Bakal Dapat Beasiswa hingga Hasil Riset

Rabu 19-08-2026,14:38 WIB
Reporter : Abdul Halim
Editor : Mohammad Khakim

Semakin banyak PTS yang memberikan beasiswa, semakin banyak pula warga yang berpeluang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Selain beasiswa dari PTS, Pemkot Malang juga memanfaatkan dukungan pemerintah melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Dalam kegiatan tersebut disebutkan penerima KIP-K di Kota Malang telah mencapai lebih dari 2.000 mahasiswa.

Riset Kampus Tak Boleh Berhenti di Kampus

Kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan penelitian. Perguruan tinggi didorong tidak hanya menghasilkan penelitian untuk kepentingan akademik, tetapi juga melakukan hilirisasi.

Artinya, hasil riset diharapkan dapat dikembangkan menjadi inovasi, produk, maupun solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Harapannya hilirisasi nanti produk-produk di Kota Malang ini bisa menjadi ladang emas untuk welfare masyarakat di Kota Malang,” tegas Dyah.

Dengan pola tersebut, kampus diharapkan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat dan persoalan pembangunan daerah.

BACA JUGA:Biaya Hidup Mahasiswa di Malang 2026: Segini Uang Saku Ideal Anak Kos, Nongkrong Jangan Sampai Boncos

Pemkot Petakan Keunggulan Masing-Masing Kampus

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan Pemkot tidak mungkin menjalankan seluruh program pembangunan seorang diri.

Karena itu, potensi puluhan perguruan tinggi di Kota Malang perlu dihubungkan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Wahyu mengatakan Pemkot akan melakukan pemetaan berdasarkan spesialisasi, program studi, kompetensi, serta keunggulan masing-masing perguruan tinggi.

Potensi tersebut kemudian disesuaikan dengan program dan kegiatan Pemkot Malang yang tercantum dalam RPJMD.

“Kita akan melihat perguruan tingginya, spesialisasinya, program dan jurusannya seperti apa. Kita koneksikan dengan program dan kegiatan yang ada di Pemkot Kota Malang,” jelasnya.

Mahasiswa Ikut Turun ke Masyarakat

Kolaborasi tidak hanya melibatkan pimpinan dan dosen perguruan tinggi.

Mahasiswa juga akan diberi ruang untuk terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus berinteraksi langsung dengan persoalan masyarakat.

Tags :
Kategori :

Terkait