Tidak pernah terlibat tindak pidana dan memiliki kelakuan baik yang dibuktikan dengan SKCK
Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan
Sehat jasmani dan rohani
Tidak bertato dan tidak bertindik pada bagian tubuh yang tidak lazim
BACA JUGA:Lulusan Sekolah Kedinasan Pasti Jadi ASN? Ini Daya Serap, Karier Alumni hingga yang Sukses di Swasta
-
Tinggi badan diutamakan minimal 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan
-
Berusia minimal 16 tahun hingga maksimal 21 tahun 0 bulan 0 hari per 31 Desember 2026
-
Bersedia tinggal di asrama
-
Bersedia menjalani ikatan dinas pertama selama 16 tahun
-
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia
Cara Daftar STIN 2026
Pendaftaran dilakukan melalui portal SSCASN BKN. Calon peserta harus membuat akun terlebih dahulu, memilih STIN sebagai sekolah kedinasan, mengisi biodata, mengunggah dokumen persyaratan, serta menentukan lokasi ujian.
Dokumen yang perlu disiapkan antara lain surat izin orang tua atau wali, ijazah atau Surat Keterangan Lulus, foto terbaru, Kartu Keluarga, serta kartu BPJS Kesehatan aktif.
Peserta hanya diperbolehkan memilih satu sekolah kedinasan. Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi, peserta wajib membayar PNBP Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sebesar Rp100 ribu.
Selanjutnya, peserta harus melakukan registrasi lanjutan melalui portal STIN.
Tahapan Seleksi STIN 2026
Proses seleksi calon taruna STIN terdiri atas beberapa tahapan. Seleksi Kompetensi Dasar menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).