Persib juga menghadapi tantangan dalam mengatur komposisi pemain asing. Penambahan pemain baru membuat klub harus memastikan seluruh skuad sesuai dengan kebutuhan kompetisi dan regulasi yang berlaku.
Jika Persib memutuskan mempertahankan Ramon, persaingan di lini depan akan menjadi semakin ketat. Sebaliknya, jika klub memilih meminjamkannya, Ramon bisa mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak di klub lain.
Namun, opsi peminjaman juga bergantung pada adanya klub yang berminat. Selain aspek teknis, kesepakatan mengenai durasi peminjaman dan pembagian kewajiban kontrak juga perlu dipertimbangkan.
Karena itu, situasi Ramon belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan performanya di satu turnamen.
Ramon Masih Punya Kesempatan Membuktikan Diri
Piala Presiden merupakan ajang pramusim sehingga performa di turnamen tersebut tidak otomatis menggambarkan penampilan seorang pemain sepanjang musim.
Ramon masih memiliki kesempatan memperbaiki catatannya ketika Persib menghadapi kompetisi resmi. Apalagi, dirinya sebelumnya memiliki pengalaman mencetak gol bersama Persib.
Sebelum bergabung dengan Maung Bandung, Ramon Tanque merupakan pencetak gol produktif di Liga Kamboja bersama Visakha FC. Persib kemudian merekrutnya pada 2025.
Karena itu, tantangan Ramon sekarang adalah mengembalikan performa terbaiknya dan menunjukkan bahwa dirinya masih layak menjadi bagian dari proyek Persib.
Untuk sementara, masa depan Ramon Tanque di Persib masih terbuka. Kontrak hingga 2028 memang membuatnya terikat dengan Maung Bandung dalam jangka panjang, tetapi keputusan mengenai komposisi skuad tetap berada di tangan manajemen dan tim pelatih.(*)