MALANG, DISWAYMALANG.ID — GOR Ken Arok Malang berubah menjadi lautan suporter saat Honda DBL mempertemukan SMAN 3 Malang atau Bhawikarsu dengan SMAN 2 Malang atau Smanda.
Pertandingan di lapangan berlangsung sengit. Namun, perhatian penonton juga tertuju pada atmosfer tribun yang tak kalah panas. Sekitar 1.300 suporter SMAN 3 Malang memadati tribun GOR Ken Arok untuk memberikan dukungan langsung kepada tim sekolah mereka.
Sejak sebelum pertandingan dimulai, suara nyanyian, dentuman drum dan berbagai koreografi terus menggema. Ribuan suporter berusaha membangun atmosfer pertandingan sekaligus memberikan energi tambahan bagi para pemain Bhawikarsu.
1.300 Suporter Padati Tribun
Jumlah suporter yang mencapai sekitar 1.300 orang membuat tribun GOR Ken Arok tampak penuh. Mereka datang tidak sekadar menyaksikan pertandingan, tetapi membawa identitas dan kebanggaan sekolah melalui berbagai aksi kreatif.
Nyanyian dukungan dilakukan secara bergantian dengan koreografi yang telah disiapkan. Dentuman drum juga menjadi pengiring sepanjang pertandingan.
Bagi SMAN 3 Malang, dukungan suporter tersebut bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Sekolah ini memiliki tradisi panjang dalam mengikuti kompetisi Honda DBL.
SMAN 3 Malang tercatat selalu berpartisipasi dalam 16 kali penyelenggaraan DBL. Tradisi tersebut juga diikuti dengan konsistensi dukungan dari suporter sekolah.
"Alhamdulillah kami selalu berpartisipasi dalam DBL, dan kami selalu mendapatkan suporter terbaik. Semoga gelar suporter terbaik tetap di kami dan kami juga juaranya," ujar Eddy Efi, salah satu guru SMAN 3 Malang.
Suporter dalam gedung-panca rp-
Rivalitas Panas di Tribun
Atmosfer pertandingan semakin meriah karena suporter SMAN 2 Malang juga memberikan dukungan dengan energi yang tidak kalah besar.
Rivalitas kedua kelompok suporter menjadi bagian dari daya tarik pertandingan. Adu kreativitas dilakukan melalui nyanyian, koreografi dan berbagai aksi tribun.
Meski persaingan terasa kuat, atmosfer tersebut tetap diarahkan untuk mendukung tim masing-masing. Rivalitas di tribun menjadi bagian dari kemeriahan Honda DBL selama tetap menjaga sportivitas.
Kehadiran suporter dalam jumlah besar sekaligus menunjukkan bahwa pertandingan basket antarpelajar bukan hanya menjadi ajang olahraga. Bagi sekolah, pertandingan juga menjadi ruang untuk menunjukkan identitas, kreativitas dan kekompakan siswa.
Bidik Dua Gelar Sekaligus
Bagi SMAN 3 Malang, dukungan sekitar 1.300 suporter tersebut memiliki target tersendiri.
Mereka tidak hanya ingin melihat tim basket Bhawikarsu meraih prestasi di lapangan. Para suporter juga membidik gelar Best Supporter Honda DBL.
Ambisi tersebut membuat persaingan di GOR Ken Arok berlangsung di dua arena sekaligus. Para pemain berjuang merebut kemenangan di lapangan, sedangkan suporter berusaha menunjukkan kreativitas terbaik dari tribun.
Dukungan ribuan penonton menjadi energi tambahan bagi tim yang bertanding sekaligus memperlihatkan besarnya antusiasme pelajar Malang terhadap Honda DBL.