BANDUNG, DISWAYMALANG.ID - Persib Bandung akhirnya mendapatkan kepastian terkait FIFA Registration Ban yang sempat kembali muncul pada awal pekan ini. FIFA resmi mencabut sanksi larangan pendaftaran pemain tersebut setelah Persib menyelesaikan kewajiban finansial dalam perkara lama dengan mantan pelatih Robert Rene Alberts.
Persib sebelumnya kembali tercantum dalam daftar FIFA Registration Bans sejak 10 Agustus 2026. Kemunculan tersebut berkaitan dengan sengketa yang berasal dari periode Robert Rene Alberts menangani Maung Bandung. Sanksi itu sempat menimbulkan perhatian karena Persib tengah mempersiapkan skuad untuk musim 2026/2027.
Namun, persoalan tersebut tidak berlangsung lama. Setelah kewajiban yang menjadi dasar perkara diselesaikan, FIFA mencabut Registration Ban Persib secara permanen. Kepastian ini membuat klub Bandung tersebut dapat kembali menjalankan aktivitas pendaftaran pemain tanpa terbebani sanksi tersebut.
Persib selesaikan kewajiban kepada Robert Rene Alberts
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, memastikan pencabutan sanksi dilakukan setelah klub memenuhi kewajiban pembayaran sesuai keputusan yang menjadi dasar perkara.
Artinya, persoalan yang sempat kembali mencuat bukan merupakan kasus baru yang terjadi pada persiapan musim 2026/2027. Perkara tersebut merupakan masalah lama yang akhirnya harus diselesaikan melalui mekanisme FIFA.
Sebelumnya, Persib memang kembali masuk dalam daftar Registration Ban FIFA dengan larangan pendaftaran pemain selama tiga periode. Kondisi tersebut berpotensi menjadi persoalan bagi klub apabila tidak segera diselesaikan.
Sanksi hanya bertahan dalam waktu singkat
Kemunculan nama Persib dalam daftar FIFA pada 10 Agustus sempat membuat Bobotoh bertanya-tanya mengenai dampaknya terhadap aktivitas transfer klub. Namun, perkembangan berikutnya menunjukkan manajemen bergerak cepat untuk menyelesaikan perkara.
Pada 12 Agustus 2026, sejumlah laporan menyebut FIFA telah mencabut Registration Ban tersebut secara permanen. Persib pun dipastikan tidak lagi berada dalam posisi yang dibatasi sanksi tersebut.
Situasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya penyelesaian kewajiban administratif dan finansial klub. Registration Ban FIFA dapat menghambat klub dalam mendaftarkan pemain baru apabila sanksi masih aktif.
Dengan pencabutan tersebut, Persib memiliki kepastian lebih baik untuk melanjutkan persiapan kompetisi musim 2026/2027.
Robert Rene Alberts pernah menangani Persib
Robert Rene Alberts merupakan pelatih asal Belanda yang menangani Persib Bandung pada periode 2019 hingga 2022. Ia kemudian meninggalkan posisi pelatih setelah hasil yang kurang sesuai dengan harapan pada awal musim 2022/2023.
Perkara yang menjadi dasar Registration Ban berkaitan dengan kewajiban finansial dari hubungan kerja tersebut. Setelah proses penyelesaian dilakukan, FIFA akhirnya mencabut sanksi yang sebelumnya diberikan kepada Persib.
Bagi Persib, penyelesaian kasus tersebut menjadi langkah penting karena klub dapat mengakhiri persoalan lama sebelum fokus sepenuhnya pada agenda kompetisi baru.
Bisa fokus ke musim 2026/2027
Dengan dicabutnya FIFA Registration Ban, Persib kini dapat lebih leluasa menatap musim 2026/2027. Klub tidak lagi menghadapi hambatan dari perkara Robert Rene Alberts tersebut.
Persib juga memiliki agenda yang cukup padat sehingga kepastian administratif menjadi hal penting. Manajemen perlu memastikan seluruh pemain yang menjadi bagian dari rencana tim dapat diproses sesuai regulasi kompetisi.