MALANG, DISWAYMALANG.ID--Pada era ketika pabrikan teknologi berlomba-lomba meluncurkan laptop ultra-tipis dengan desain minimalis yang seragam, sebagian anak muda justru memilih jalan yang sama sekali berbeda. Belakangan ini, jagat media sosial seperti TikTok dan Reddit diramaikan oleh tren merakit cyberdeck—komputer portabel berbasis DIY (Do It Yourself) yang mengusung estetika fiksi ilmiah era 80-an.
Bagi generasi yang tumbuh di tengah kepungan algoritma dan ketergantungan digital, perangkat ini bukan sekadar alat komputasi biasa, namun sebuah pernyataan sikap.
BACA JUGA:Bingung Pilih HP Rp2 Jutaan? Ini 7 Rekomendasi dengan Memori Lega dan Performa Kencang di 2026
Dari Imajinasi Distopia ke Meja Kerja
Dirangkum Disway Malang dari beberapa sumber, istilah cyberdeck sebenarnya bukan barang baru. Kata ini kali pertama lahir dari imajinasi penulis William Gibson dalam novel fiksi ilmiah distopia legendarisnya, Neuromancer, pada tahun 1984. Kala itu, Gibson membayangkan sebuah konsol portabel yang digunakan para peretas untuk menembus jaringan virtual.
Kini, imajinasi tersebut mewujud secara nyata. Melalui tangan-tangan kreatif Gen Z, cyberdeck dirakit menggunakan komputer papan tunggal seperti Raspberry Pi yang dipadukan dengan komponen-komponen terpisah. Mulai layar LCD berukuran mini, keyboard mekanis (mechanical keyboard), hingga baterai modular.
BACA JUGA:7 HP Rp2 Jutaan Paling Worth It 2026, RAM Besar dan Baterai Awet Jadi Andalan untuk Harian
Alih-alih dibungkus casing aluminium yang mulus, komputer ini sengaja dipasang di dalam wadah yang tak biasa. Seperti kotak perkakas bekas, koper tua, hingga sasis hasil cetakan printer 3D dengan kabel-kabel yang sengaja dibiarkan terekspos. Hasilnya? Sebuah perangkat dengan visual cyberpunk yang mentah, industrial, sekaligus sangat personal.
Mengapa Gen Z Kepincut?
Pengamat tren digital menilai fenomena ini sebagai bentuk jenuhnya pasar terhadap standarisasi industri teknologi modern. Ada beberapa faktor utama yang membuat Gen Z gandrung akan tren ini:
BACA JUGA:7 HP Gaming Murah 2026 Harga Rp2 Jutaan, RAM 8 GB, Memori 256 GB, Layar Hingga 144 Hz
Tren cyberdeck merefleksikan pergeseran budaya yang menarik di kalangan anak muda. Di tengah dunia yang bergerak serba digital dan otomatis, ada kepuasan tersendiri yang ditemukan ketika kembali menyentuh barang fisik, menyolder komponen, dan membangun teknologi dengan narasi mereka sendiri.