MALANG, DISWAYMALANG.ID–Liburan ke pantai, berenang di kolam renang outdoor, atau sekadar beraktivitas di bawah terik matahari memang menyenangkan. Namun, setelah pulang, tidak sedikit orang yang mendapati kulitnya berubah kemerahan, terasa panas, perih saat disentuh, bahkan mulai mengelupas beberapa hari kemudian. Kondisi ini dikenal sebagai sunburn atau kulit terbakar akibat paparan sinar matahari berlebih.
Meski sering dianggap sepele, sunburn sebenarnya merupakan bentuk peradangan pada kulit yang terjadi karena paparan sinar ultraviolet (UV) dalam waktu lama. Jika tidak ditangani dengan benar, kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan memperlambat proses pemulihan kulit.
BACA JUGA:Gen Z Punya Cara Sendiri: 9 Kebiasaan Positif untuk Kesehatan Mental
Bagi Anda yang baru saja pulang dari pantai, staycation, atau sesi berenang saat cuaca sedang terik, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan gejala sunburn dan mempercepat proses penyembuhan.
1. Segera Dinginkan Kulit dengan Kompres Air Dingin
Saat kulit terasa panas dan memerah, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengompres area yang terkena sunburn menggunakan handuk bersih yang dibasahi air dingin. Kompres selama 10 hingga 15 menit beberapa kali sehari untuk membantu mengurangi panas dan peradangan pada kulit.
2. Mandi dengan Air Sejuk
Godaan untuk mandi air hangat mungkin terasa besar setelah seharian beraktivitas. Namun, ketika mengalami sunburn, air panas justru dapat membuat kulit semakin kering dan iritasi. Sebaiknya gunakan air sejuk saat mandi agar kulit terasa lebih nyaman dan tenang.
3. Gunakan Gel Lidah Buaya
Lidah buaya atau aloe vera menjadi salah satu bahan yang cukup populer untuk membantu menenangkan kulit yang terbakar matahari. Kandungan di dalamnya dapat memberikan sensasi dingin sekaligus membantu menjaga kelembapan kulit selama masa pemulihan.
4. Perbanyak Minum Air Putih
Paparan sinar matahari yang berlebihan tidak hanya memengaruhi kulit, tetapi juga dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Oleh karena itu, penting untuk memperbanyak konsumsi air putih guna membantu menjaga hidrasi tubuh dan mendukung proses regenerasi kulit.
5. Jangan Lupa Menggunakan Pelembap
Kulit yang mengalami sunburn biasanya akan terasa kering dan tertarik. Mengoleskan pelembap tanpa pewangi secara rutin dapat membantu menjaga kelembapan kulit serta mengurangi rasa tidak nyaman selama proses penyembuhan berlangsung.
6. Tahan Keinginan untuk Mengelupas Kulit
Beberapa hari setelah mengalami sunburn, kulit biasanya mulai mengelupas. Meski terlihat mengganggu, hindari menarik atau mengelupas kulit secara paksa. Biarkan proses tersebut berlangsung secara alami agar lapisan kulit baru dapat terbentuk dengan baik dan risiko iritasi bisa diminimalkan.
BACA JUGA:9 Kebiasaan yang Membantu Tidur Lebih Nyenyak pada Malam Hari
7. Kenakan Pakaian yang Longgar dan Nyaman
Saat kulit sedang sensitif, pakaian yang terlalu ketat dapat menyebabkan gesekan dan membuat area yang terbakar terasa semakin nyeri. Pilih pakaian berbahan lembut seperti katun yang nyaman digunakan dan mampu menyerap keringat dengan baik.
8. Hindari Paparan Matahari Langsung untuk Sementara Waktu
Jika memungkinkan, kurangi aktivitas di luar ruangan hingga kondisi kulit mulai membaik. Paparan sinar matahari tambahan dapat memperparah kerusakan kulit dan memperpanjang waktu pemulihan.
9. Jangan Pecahkan Lepuhan yang Muncul
Pada kasus sunburn yang lebih parah, kulit dapat membentuk lepuhan kecil berisi cairan. Hindari memecahkan lepuhan tersebut karena berfungsi sebagai pelindung alami kulit yang sedang dalam proses penyembuhan. Jika lepuhan pecah dengan sendirinya, jaga kebersihannya untuk mencegah infeksi.
Sunburn memang sering terjadi, terutama di negara tropis seperti Indonesia yang memiliki paparan sinar matahari cukup tinggi sepanjang tahun. Karena itu, langkah terbaik tetaplah melakukan pencegahan dengan menggunakan tabir surya, mengenakan pakaian pelindung, serta membatasi aktivitas di bawah matahari saat intensitas sinar UV sedang tinggi.