Dari sisi desain, pilihan kembali pada selera masing-masing. M100 tampil lebih futuristis dengan garis bodi agresif, sedangkan Fox 350 mengusung desain skuter maxi yang lebih konvensional dan mirip motor Jepang pada umumnya.
Pada akhirnya, kedua reviewer memiliki pilihan berbeda. Daksa Widito memilih Polytron Fox 350 karena desain dan kenyamanan posisi berkendaranya. Sementara Adidablong lebih menyukai M100 karena tidak menggunakan skema sewa baterai dan menawarkan efisiensi daya yang lebih baik.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa baik Polytron Fox 350 maupun M100 memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan, preferensi desain, serta anggaran yang dimiliki calon pembeli.(*)