Cuaca Malang Raya 25 Mei 2026 Cerah Berawan hingga Berawan Tebal, Batu Menggigil 16°C dan Kabut Tebal

Senin 25-05-2026,06:05 WIB
Reporter : Panca Rachmad Pamungkas
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca komprehensif untuk awal pekan ini, Senin, 25 Mei 2026. Masyarakat Jawa Timur diminta meningkatkan kesiapsiagaan seiring adanya potensi dinamika atmosfer yang memicu potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk kawasan wisata dan perairan Malang Raya.

​Berikut rangkuman laporan prakiraan cuaca dari BMKG pusat, BMKG Juanda, hingga BMKG Maritim:

Detail Prakiraan Cuaca Wilayah Malang Raya

​Kondisi cuaca di tiga wilayah administratif Malang Raya menunjukkan variasi yang cukup signifikan, didominasi oleh udara kabur pagi hari dan potensi hujan lokal menjelang sore.

Kota Malang Cerah Berawan hingga Berawan Tebal

  • ​Kondisi Umum: Didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga berawan tebal. Udara kabur dan potensi kabut tipis diprakirakan terjadi pada pagi hari di beberapa kecamatan seperti Blimbing, Klojen, dan Lowokwaru. Potensi hujan ringan yang diprakirakan terjadi secara lokal (seperti di wilayah Sukun).
  • ​Suhu Udara: Berkisar antara 21°C hingga 30°C.

Kabupaten Malang Berawan hingga Berawan Tebal

  • ​Kondisi Umum: Wilayah dataran rendah hingga pesisir selatan cenderung berawan hingga berawan tebal dengan kondisi udara kabur. Namun, untuk wilayah Kabupaten Malang bagian barat yang berbatasan dengan pegunungan (seperti Dau, Wagir, dan Pakisaji), BMKG memprakirakan adanya potensi hujan ringan pada siang atau sore hari.
  • ​Suhu Udara: Bervariasi antara 18°C ​​hingga 30°C tergantung ketinggian wilayah.

Kota Batu Udara Kabur, Kabut Tebal, Awan Tebal

  • ​Kondisi Umum: Kota Batu menjadi wilayah paling sejuk di Malang Raya. Cuaca didominasi oleh udara kabur, kabut tebal, dan awan tebal sejak pagi. Wilayah Kecamatan Batu dan Junrejo berpotensi diguyur hujan ringan, sementara wilayah dataran tinggi Bumiaji diprakirakan tertutup kabut/asap tipis yang membatasi jarak pandang.
  • ​Suhu Udara: Sangat sejuk, berkisar antara 16°C hingga 25°C.

Cuaca Gunung di Malang Raya (Akhir Pekan-Awal Pekan)

Bagi para pencinta alam dan pendaki yang menghabiskan akhir pekan hingga awal pekan ini di kawasan pegunungan Malang Raya (Kawasan TNBTS, Gunung Semeru, Bromo, Arjuno, Welirang, dan Panderman), BMKG mengingatkan adanya penurunan suhu yang cukup drastis serta dominasi awan tebal dan kabut pekat.

​Catatan Pendakian: Jarak pandang di jalur pendakian pegunungan Malang Raya diprakirakan berkurang secara signifikan akibat kabut tebal, terutama pada sore dan malam hari. Suhu udara di puncak gunung dapat turun hingga di bawah 12°C. Para pendaki diimbau membawa perlengkapan penahan dingin yang memadai dan mewaspadai hujan angin secara tiba-tiba.

Laporan BMKG Maritim: Perairan Malang Selatan

​Berdasarkan data dari BMKG Maritim, kondisi perairan selatan Jawa Timur, khususnya laut selatan Malang, masuk dalam kategori waspada gelombang sedang.

  • ​Kondisi Cuaca di Laut: Diprakirakan terjadi hujan ringan secara sporadis di wilayah perairan terbuka.
  • ​Tinggi Gelombang: Berkisar antara 1,25 meter hingga 2,3 meter (Kategori Gelombang Sedang).
  • ​Pola Angin: Angin bergerak dominan dari arah Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 15 knot.
  • ​Peringatan Khusus: BMKG Maritim memberikan catatan waspada terhadap gusty atau peningkatan kecepatan angin yang terjadi secara singkat dan tiba-tiba hingga mencapai 25-27 knot (angin kencang), yang dapat menaikkan gelombang tinggi dalam sekejap. Para nelayan dan operator wisata pantai (seperti aktivitas perahu wisata) diimbau untuk tetap berhati-hati.

Peringatan Dini Potensi Cuaca Ekstrem Jawa Timur

​BMKG mendeteksi adanya aktivitas gelombang atmosfer (Gelombang Rossby Ekuatorial) serta sirkulasi siklonik yang membentuk daerah konvergensi (pertemuan angin). Jalur pertemuan angin ini memanjang dari wilayah Bali hingga Jawa Timur.

​Kondisi transisi atau masa pelestarian ini berpotensi memicu terbentuknya awan konvektif yang dapat mendatangkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat (level Waspada) yang dapat disertai petir dan angin kencang pada suatu saat. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor di area tebing.

Tags :
Kategori :

Terkait