Menghitung Jam Menuju Puncak Haji: 226 Jemaah Kloter SUB 04 Kota Batu Siap Bertolak ke Arafah
Wali Kota Batu saat kegiatan doa bersama jeamaah haji Kota Batu 2026 menjelang puncak haji di ARMUZNA-ist-Jamaah haji kota batu
MAKKAH, DISWAYMALANG.ID–Suasana khidmat, haru, dan penuh optimisme menyelimuti persiapan akhir jemaah haji asal Kota Batu, Jawa Timur, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) SUB 04. Sebanyak 226 jemaah dilaporkan dalam kondisi kesehatan prima dan secara keseluruhan siap secara fisik maupun mental untuk memulai rangkaian paling sakral dalam ibadah haji, yaitu prosesi ARMUZNA (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Pergerakan krusial ini dijadwalkan akan dimulai pada Senin sore, 8 Zulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan tanggal 25 Mei 2026.
Kabar baik mengenai kesiapan dan kondisi terkini para jemaah disampaikan langsung oleh Wali Kota Batu Nurrochman sekaligus jemaah yang berada di lokasi hotel maktab.
BACA JUGA:Hukum Menjual Kulit Hewan Kurban, Bolehkah Uangnya untuk Fakir Miskin? Ini Penjelasan Buya Yahya
“Alhamdulillah, kami semua jemaah haji Kota Batu berjumlah 226 orang dalam kondisi sehat dan secara keseluruhan kondisi sangat baik. Nanti kami yang tergabung dalam Kloter SUB 04 akan mulai bergerak menuju Arafah pukul 16.30 hingga 21.00 Waktu Arab Saudi (WAS),” ujarnya dari Makkah dengan penuh rasa syukur saat dihubungi langsung Disway Malang.
Berdasarkan jadwal pergerakan resmi yang dirilis untuk Kloter SUB 04, rangkaian perjalanan suci ini telah disusun secara linier, rapi, dan terstruktur demi menjamin keselamatan serta kelancaran ibadah seluruh jemaah. Sejak pukul 13.30 WAS, jemaah sudah diinstruksikan untuk memilah dan menyiapkan barang bawaan secukupnya ke dalam Tas ARMUZNA.
Pihak panitia menegaskan larangan keras membawa koper kecil ke dalam tenda demi menghindari kepadatan ruang gerak. Tepat pukul 14.00 WAS, seluruh jemaah dipastikan telah mengenakan pakaian ihram dan mengambil niat miqat. Setelah melaksanakan salat Ashar berjamaah pada pukul 15.33 WAS, fase mobilisasi utama pun dimulai.
BACA JUGA:Bau Prengus Sirna! Ini Bocoran Resep Marinasi Alami ala Juleha agar Daging Kambing Empuk
Antara pukul 16.30 hingga 21.00 WAS, seluruh jemaah akan berkumpul di lobi hotel untuk memasuki bus secara bergiliran sesuai dengan urutan rombongan masing-masing. Perjalanan menuju Arafah ini diperkirakan selesai sepenuhnya menjelang larut malam. Yaitu pukul 22.00 WAS seluruh jemaah ditargetkan sudah menempati tenda di Arafah untuk beristirahat, berzikir, dan menyiapkan stamina.
Esok harinya, Selasa, 9 Zulhijjah (26 Mei 2026), merupakan momentum paling sakral dalam ibadah haji, yaitu prosesi wukuf di Arafah. Acara wukuf akan dimulai tepat saat matahari tergelincir (masuk waktu Zuhur) pada pukul 12.18 WAS dan berlangsung hingga waktu Maghrib. Pada fase inilah esensi haji sesungguhnya berlangsung, di mana jemaah akan mencurahkan seluruh waktu untuk berdoa, beristigfar, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Setelah prosesi wukuf selesai, skema pergerakan dibagi menjadi dua metode demi mengurai kepadatan massal. Pukul 18.00 WAS, jemaah yang mengambil skema Murur (melintas tanpa turun karena alasan lansia atau risiko kesehatan) akan langsung naik bus menuju Mina.
BACA JUGA:Siasat Jitu Jaga Pisau Dapur Tetap Setajam Silet Sepanjang Iduladha
Sementara itu, jemaah non-Murur baru akan digeser menuju Muzdalifah pada pukul 01.00 hingga 02.00 WAS dini hari untuk melaksanakan Mabit (bermalam) hingga melewati tengah malam.
Memasuki hari Rabu, 10 Zulhijjah (27 Mei 2026), jemaah yang berada di Muzdalifah akan bergerak menuju Mina pada pukul 06.30 hingga 07.30 WAS. Setibanya di Mina, jemaah diberikan waktu untuk beristirahat dan makan pada pukul 09.00 WAS.
Agenda utama hari itu adalah pelaksanaan lempar Jumrah Aqobah pada pukul 13.00 WAS, yang pelaksanaannya tetap mengacu ketat pada jadwal resmi yang dikeluarkan oleh pihak Markaz demi faktor keamanan.
BACA JUGA:Siasat Cerdas usai Santap Kambing: Menghalau Serangan Kolesterol dengan Menu Pendamping Pop-Science
Rangkaian lempar jumrah berlanjut pada Kamis dan Jumat, 11-12 Dzulhijjah (28-29 Mei 2026). Jemaah akan melaksanakan lempar Jumrah Ula, Wustho, dan Aqobah secara berturut-turut. Setelah menyelesaikan kewajiban di Mina pada hari Jumat, jemaah Kloter SUB 04 yang mengambil pilihan Nafar Awal akan bertolak kembali menuju hotel di Makkah antara pukul 14.00 hingga 16.00 WAS.
Setibanya kembali di hotel, proses pemulangan jemaah ke tanah air langsung dipersiapkan secara cepat. Pada Sabtu, 30 Mei 2026, penimbangan koper besar akan dilaksanakan mulai pukul 12.00 WAS. Koper, wajib siap di depan kamar masing-masing sejak pukul 06.00 WAS pagi.
Keesokan harinya, Minggu, 14 Dzulhijjah (31 Mei 2026), jemaah akan melaksanakan Tawaf Ifadah sekaligus Tawaf Wada' di Masjidil Haram pada pukul 01.00 WAS dini hari untuk menyempurnakan seluruh rangkaian prosesi haji mereka. Setelah persiapan akhir pada siang hari, tepat pukul 22.00 WAS jemaah akan bergerak meninggalkan hotel menuju Bandara King Abdulaziz, Jeddah.
BACA JUGA:Tips Memisahkan Daging Kambing dari Tulang
Rangkaian ibadah suci ini akan dipungkasi pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 06.00 WAS, saat pesawat yang membawa 226 jemaah Kota Batu lepas landas kembali menuju tanah air.
Masyarakat Kota Batu diharapkan terus mengiringi doa agar seluruh jemaah diberikan kekuatan, kesehatan yang prima, perlindungan di setiap tahapan Armuzna, hingga kembali pulang dengan menyandang predikat Haji yang Mabrur dan Mabruroh.
Sumber:




