Hari Museum Internasional 18 Mei, Ini Dia 9 'Lorong Waktu' di Pusat Sejarah Malang

Senin 18-05-2026,11:41 WIB
Reporter : Alysia Devi Rahma Putri
Editor : Mohammad Khakim

2. Museum Malang Tempo Doeloe (MTD)

Tempat ini merangkum linimasa sejarah Malang sejak zaman purbakala, masa pemerintahan bupati pertama, hingga era perjuangan kemerdekaan. Ruang pamerannya ditata tematis lengkap dengan replika dapur zaman dulu, foto-foto kuno, dan dokumen sejarah lokal.

3. Museum Brawijaya

Berfokus pada sejarah militer dan perjuangan kemerdekaan, museum ini memamerkan berbagai senjata api, kendaraan perang, hingga atribut militer. Salah satu ikon yang paling memikat perhatian pengunjung adalah "Gerbong Maut" yang menjadi saksi bisu tragedi perjuangan tawanan tentara Indonesia.

4. Museum Tubuh Bagong Adventure


Museum Tubuh--JTP.ID

Merupakan museum anatomi tubuh manusia pertama dan terbesar di Asia. Pengunjung bisa masuk ke dalam replika organ manusia ukuran raksasa, mulai dari otak, mata, jantung, hingga sistem pencernaan, yang dilengkapi dengan multimedia interaktif untuk edukasi kesehatan.

5. Museum Angkut


Museum Angkut--JTP.ID

Mengusung konsep modern, museum ini memamerkan lebih dari 300 koleksi alat transportasi tradisional hingga modern dari berbagai belahan dunia. Area pameran dibagi menjadi beberapa zona tematis, seperti Zona Hollywood, Zona Edukasi, dan Gangster Town yang sangat sinematik.

BACA JUGA:Menelusuri Candi Supo Songgoriti, Saksi Bisu Legenda Mpu Supo dan Sumber Air Panas

BACA JUGA:Hari Kesehatan Tumbuhan Internasional 12 Mei Menjaga Hijau Bumi demi Ketahanan Pangan

6. Museum Singhasari

Didirikan untuk melestarikan kejayaan Kerajaan Singhasari, museum ini menyimpan berbagai replika arca terkenal yang aslinya berada di luar negeri, serta senjata tradisional, keris, dan arca asli hasil temuan di sekitar wilayah Singosari.

7. Museum Panji

Menampilkan pelestarian budaya lokal, museum ini berfokus pada khazanah Cerita Panji yang telah diakui UNESCO. Di dalamnya terdapat ratusan koleksi topeng malangan, Wayang Beber, boneka Nusantara, serta diorama yang menggambarkan kehidupan masyarakat Malang pada masa lampau.

Kategori :