1 tahun disway

Hari Museum Internasional 18 Mei, Ini Dia 9 'Lorong Waktu' di Pusat Sejarah Malang

Hari Museum Internasional 18 Mei, Ini Dia 9 'Lorong Waktu' di Pusat Sejarah Malang

Museum Brawijaya Malang--Wikipedia

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Setiap tanggal 18 Mei, masyarakat dunia memperingati Hari Museum Internasional (International Museum Day). Peringatan ini menjadi momen penting untuk mengingatkan kembali peran museum bukan sekadar sebagai tempat penyimpanan barang-barang berdebu dari masa lalu.

Bagi sebuah peradaban, museum berfungsi sebagai penjaga memori kolektif yang jujur. Melalui artefak, dokumen, dan diorama yang dipamerkan, masyarakat bisa belajar tentang pencapaian, perjuangan, hingga gaya hidup manusia di masa lampau.

Malang Raya, dengan latar belakang sejarahnya yang kaya mulai dari era kerajaan hingga masa kolonial, memiliki deretan museum yang sangat menarik untuk dieksplorasi.

Memperoleh wawasan baru dengan mengunjungi ruang-ruang pameran ini menjadi cara yang sangat tepat untuk memperingati kontribusi museum bagi peradaban manusia.

BACA JUGA:Manfaat Buah Kesemek, Buah Pegunungan yang Kaya Nutrisi dan Baik untuk Kesehatan

BACA JUGA:Buah yang Dibedak-i, Biar Tambah Menawan dan Makin Laku Dijual

Sejarah Singkat Hari Museum Internasional

Hari Museum Internasional diinisiasi kali pertama pada 1977 oleh International Council of Museums (ICOM). Organisasi profesi museum sejagat ini ingin menciptakan sebuah momentum tahunan untuk menarik perhatian publik terhadap keberadaan dan tantangan yang dihadapi museum.

Setiap tahunnya, ICOM mengusung tema yang berbeda, mulai keberlanjutan lingkungan, digitalisasi, hingga inklusivitas sosial, untuk memastikan bahwa museum-museum di seluruh dunia tetap relevan dengan perkembangan zaman.

9 Museum Pilihan di Malang Raya

1. Museum Mpu Purwa


Museum Mpu Purwa Malang--Good News From Indonesia

Museum ini menyimpan ratusan arca dan prasasti peninggalan masa kerajaan di Jawa Timur, terutama zaman Kerajaan Kanjuruhan, Mataram Kuno, Kediri, Singhasari, hingga Majapahit. Salah satu koleksi terkenalnya adalah arca Ganesha yang sarat nilai historis.

BACA JUGA:Buah Kesemek Jadi Buah Endemik Kota Batu, Warisan Sejak Zaman Jepang

Sumber: berbagai sumber