Dinas Pendidikan Kota Batu Tekankan Transparansi dalam SPMB 2026

Selasa 28-04-2026,12:14 WIB
Reporter : Panca Rachmad Pamungkas
Editor : Mohammad Khakim

BATU, DISWAYMALANG.ID–Memasuki musim penerimaan siswa baru, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayatmembawa angin segar bagi para orang tua. Ia menjamin bahwa Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 akan jauh dari kesan tertutup dan rumit.

​Prinsip utamanya adalah transparan, akuntabel, dan inklusif. Tujuannya satu, yaitu memastikan semua anak di Kota Batu bisa sekolah tanpa merasa dicurangi.

1. Terbuka Lebar: Skor Bisa Dipantau Langsung

​Sering khawatir soal nilai yang tiba-tiba berubah? Kali ini, Disdik Kota Batu memastikan semua kuota data hingga jalur pendaftaran (Zonasi, Afirmasi, Mutasi, dan Prestasi) dipublikasikan secara gamblang.

BACA JUGA:Dari Seni Pedalangan ke Panggung Pernikahan: Kisah Perjalanan Karier Fariz sebagai Pranotocoro

​"Cara penilaian dan perhitungan skor kami umumkan sejak awal. Bukan jadi 'kotak hitam' yang penuh rahasia," ujar Alfi, sapannya, Selasa (28/4). Dengan sistem ini, orang tua dapat melakukan proses secara real-time sehingga tidak ada lagi ruang untuk rumor atau kemunduran.

2. Berani Curang? Siap-Siap Ditindak Tegas!

​Pemerintah Kota Batu tidak main-main dengan kejujuran. Selain pengawasan dari internal dinas dan sekolah, masyarakat juga diajak menjadi "mata-mata" untuk menjaga proses ini.

​Jika warga menemukan adanya kejanggalan atau dugaan keadaan, Disdik telah membuka jalur pengaduan resmi. Alfi menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan tindakan tegas.

BACA JUGA:Testimoni Pak Puguh, Saksi Sejarah Jembatan Cangar yang Baru Saja Jadi Lokasi Bunuh Diri Beruntun Dua Pemuda

3. Semua Anak Bisa Sekolah: Dari Difabel hingga Warga Pinggiran

​Inklusivitas menjadi jantung SPMB tahun ini. Tidak ada alasan bagi anak untuk putus sekolah hanya karena kondisi ekonomi atau fisik.

  • ​Untuk Difabel: Tersedia jalur dan fasilitas khusus, baik di sekolah inklusi maupun SLB.
  • ​Untuk Ekonomi Kurang Mampu: Jalur Afirmasi disiapkan secara ketat. Syaratnya adalah bukti valid, bukan fiktif.
  • ​Adil untuk Warga Pinggiran: Sistem zonasi telah diatur sedemikian rupa hingga tingkat RW. Jadi, anak-anak yang tinggal di wilayah dengan sedikit sekolah tetap mempunyai peluang yang adil.

“Semua ini sudah kami sosialisasikan pada Rabu, 22 April 2026 lalu, yang dihadiri Kepala Desa, Lurah, Ketua PGRI, Ketua Dewan Pendidikan, Pengawas SD dan SMP, Kepala Sekolah SMP, SD, MI serta perwakilan guru dari sekolah. Tujuan kami semua pihat terkait memahami tentang SPMB 2026,” papar Alfi.

BACA JUGA:Siasat 'Semi-Online' di Lereng Gunung: Cara Dinas Pendidikan Kota Batu Taklukkan Kendala Sinyal TKA 2026

​Alfi Nurhidayat berharap komitmen ini bisa meningkatkan kepercayaan warga terhadap sekolah negeri. Ia ingin pendidikan di Kota Batu benar-benar menjadi tangga keberhasilan bagi siapa saja, tanpa memandang latar belakang keluarganya.

​"Mari kita sama-sama memantau proses ini. Kita ingin pendidikan jadi alat pemerataan, bukan alat yang justru melanggengkannya," tutupnya.

Ringkasan Jadwal PMB 2026

​1. Persiapan & Sosialisasi

  • ​Pengumuman: 6 – 17 April 2026
  • ​Sosialisasi/Simulasi: 20 April – 13 Mei 2026

BACA JUGA:Rayakan Hari Otoda ke-30, Kota Batu Siap Akselerasi 'Asta Cita' dan Kemandirian Fiskal

​2. Jalur Pendaftaran

  • ​Afirmasi: 18 – 26 Mei 2026 (Daftar s/d Daftar Ulang)
  • ​Mutasi: 2 – 5 Juni 2026 (Proses Kilat)
  • ​Prestasi: 8 – 12 Juni 2026
  • ​Domisili: 15 – 23 Juni 2026

​3. Agenda Sekolah (Juli 2026)

  • ​Pra PLS: 11 Juli
  • ​Mulai Sekolah & PLS: 13 – 15 Juli

​Catatan: Untuk SMPN 05, SMPN Satap Gunungsari 04, dan SMPN Satap Pesanggrahan 02, jadwal bersifat fleksibel.

Tags :
Kategori :

Terkait