MALANG, DISWAYMALANG.ID– Laga panas bertajuk derby Jawa Timur antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dipastikan mengalami perubahan signifikan. Pertandingan yang masuk dalam lanjutan kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 itu resmi dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta dan akan digelar tanpa kehadiran penonton.
Keputusan ini diumumkan langsung melalui akun resmi Instagram @aremafcofficial pada Sabtu (26/4/2026). Dalam unggahannya, manajemen klub menyampaikan bahwa pertandingan akan tetap berlangsung, namun dengan skema tertutup demi alasan tertentu yang tidak dijelaskan secara rinci dalam pernyataan tersebut.
BACA JUGA:Matchday! Arema FC Tantang Persib di GBLA, Singo Edan Bidik Curi Poin di Kandang Maung Bandung
“Enarupes Nawak ???? DIGELAR TANPA PENONTON. Venue pertandingan selanjutnya antara Arema FC vs Persebaya resmi dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar-Bali,” tulis @aremafcofficial.
Laga yang dijadwalkan berlangsung pada 28 April 2026 pukul 15.30 WIB ini menjadi salah satu pertandingan paling dinanti, mengingat rivalitas panjang antara kedua tim yang dikenal sebagai “Derby Jatim”. Namun, keputusan tanpa penonton tentu mengubah atmosfer pertandingan secara drastis.
BACA JUGA:Megawati ‘Megatron’ Kembali ke Korea V-League, Berpeluang Reuni dengan Yeom Hye-seon
Secara historis, pertemuan Arema FC dan Persebaya selalu menghadirkan tensi tinggi baik di dalam maupun luar lapangan. Faktor keamanan kerap menjadi perhatian utama pihak penyelenggara dan operator liga dalam menentukan lokasi serta teknis pertandingan.
Pemindahan venue ke Bali sendiri bukan kali pertama terjadi dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Stadion Kapten I Wayan Dipta kerap dijadikan lokasi alternatif karena dinilai memiliki fasilitas memadai serta faktor keamanan yang lebih terkendali.
Meski tanpa penonton, duel ini tetap krusial bagi kedua tim dalam perburuan posisi klasemen. Arema FC tengah berupaya menjaga konsistensi performa, sementara Persebaya mengincar poin penting untuk memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.
Dengan absennya suporter di stadion, pertandingan ini diprediksi akan lebih mengandalkan strategi dan performa murni pemain di lapangan, tanpa tekanan langsung dari tribun. Namun, atmosfer derby yang biasanya panas kemungkinan tetap terasa, meski dalam suasana yang lebih sunyi.
BACA JUGA:Arema FC Gandeng RS Hermina, Fokus Perawatan Cedera dan Kebugaran Pemain