14 April Hari Momen Tertawa Internasional, Simak 9 Manfaat Tertawa bagi Kesehatan!

Selasa 14-04-2026,11:08 WIB
Reporter : Alysia Devi Rahma Putri
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID--Setiap tanggal 14 April, dunia memperingati Hari Momen Tertawa Internasional atau International Moment of Laughter Day. Peringatan ini hadir sebagai ajakan bagi setiap individu untuk sejenak melepaskan beban pikiran dan membiarkan tawa menghiasi wajah, mengingat betapa seringnya manusia modern terjebak dalam keseriusan hidup yang melelahkan.

Tawa bukan sekadar ekspresi kebahagiaan, melainkan sebuah instrumen kuat yang mampu mencairkan suasana kaku dan membangun jembatan emosional antarmanusia.

Di tengah hiruk-pikuk rutinitas digital dan tekanan pekerjaan, meluangkan waktu untuk tertawa lepas menjadi bentuk perawatan diri yang paling sederhana namun memiliki dampak yang luar biasa besar.

Sejarah dan Tujuan di Balik Tanggal 14 April

Hari Momen Tertawa Internasional pertama kali dicetuskan oleh Izzy Gesell, seorang pembicara profesional, penulis, dan konsultan yang sangat percaya pada kekuatan humor.

BACA JUGA:13 April Hari Apresiasi Tanaman Internasional, Ini 9 Tanaman yang Memiliki Manfaat Luar Biasa di Dalam Rumah

BACA JUGA:Viral di Media Sosial, Kata ‘Kesusu’ Sudah Lama Masuk KBBI, Ini Penjelasannya

Gesell menetapkan 14 April sebagai hari khusus untuk mengingatkan orang-orang bahwa tawa adalah kebutuhan dasar manusia yang setara dengan nutrisi dan istirahat. Menariknya, tanggal ini dipilih karena berdekatan dengan batas akhir pelaporan pajak di beberapa negara (seperti Amerika Serikat pada 15 April), sebuah momen yang biasanya dianggap sangat stres dan penuh ketegangan bagi banyak orang.

Tujuan utama dari peringatan ini adalah untuk mendorong masyarakat agar lebih sering tertawa demi kesehatan fisik dan mental. Secara fisiologis, tertawa terbukti dapat meningkatkan asupan udara kaya oksigen, merangsang jantung dan paru-paru, serta memicu pelepasan hormon endorfin yang bertindak sebagai penghilang rasa sakit alami.

Secara mental, tawa berfungsi sebagai mekanisme pertahanan terhadap stres, membantu meredakan kecemasan, dan memberikan perspektif baru yang lebih ringan dalam menghadapi tantangan hidup.

BACA JUGA:Mengenal Popcorn Brain dan Dampak Tersembunyi di Balik Kebiasaan Scrolling

BACA JUGA:Mengenal Sejarah Hari Nelayan Nasional 6 April dan Kemeriahan Tradisi Petik Laut Sendang Biru

Mengapa Tawa Sangat Penting bagi Kehidupan?


14 April diperingati sebagai Hari Momen Tertawa Internasional--Pinterest

1. Memicu Pelepasan Hormon Endorfin

Tertawa merangsang otak untuk melepaskan endorfin, yaitu zat kimia alami tubuh yang memicu perasaan senang dan nyaman. Hormon ini bertindak sebagai pereda stres alami yang dapat menciptakan sensasi euforia ringan, sehingga suasana hati yang buruk bisa kembali ceria dalam waktu singkat.

2. Menurunkan Hormon Stres secara Signifikan

Saat tertawa lepas, kadar hormon stres seperti kortisol, adrenalin, dan dopamin dalam tubuh akan menurun. Penurunan hormon-hormon ini sangat penting untuk meredakan ketegangan saraf, sehingga pikiran terasa lebih tenang dan tubuh terhindar dari dampak buruk stres kronis.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Aktivitas tertawa dapat meningkatkan jumlah sel penghasil antibodi dan mengaktifkan sel-sel pelindung tubuh seperti sel T. Hal ini membuat sistem imun menjadi lebih kuat dan lebih efektif dalam melawan infeksi, virus, maupun serangan penyakit lainnya yang masuk ke dalam tubuh.

BACA JUGA:5 April Diperingati Hari Hati Nurani Internasional, Begini Sejarah dan Maknanya

BACA JUGA: Mengenal Cara Kerja Otak Perempuan, Ini 9 Fakta Unik yang Jarang Diketahui

4. Melindungi Kesehatan Jantung

Tertawa membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah dan melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh. Aliran darah yang lancar sangat baik untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan melindungi organ jantung dari risiko serangan jantung maupun masalah kardiovaskular lainnya.

5. Memberikan Relaksasi Otot Fisik

Tawa yang hebat dan mengguncang perut dapat membantu merelaksasi otot-otot yang tegang karena aktivitas harian. Efek relaksasi fisik ini tidak hanya terasa sesaat, tetapi bisa bertahan hingga 45 menit setelah seseorang selesai tertawa, sehingga tubuh terasa lebih ringan.

6. Melatih Otot Diafragma dan Perut

Tanpa disadari, tertawa adalah latihan fisik ringan bagi otot perut dan diafragma. Saat tertawa, otot-otot di perut akan berkontraksi dan mengembang secara berulang, yang memberikan efek serupa dengan olahraga ringan untuk melenturkan otot-otot di area pernapasan.

BACA JUGA:BRIN Temukan 51 Spesies Baru Sepanjang 2025, dari Cupang Mulyadi hingga Anggrek Endemik

7. Meningkatkan Kualitas Fungsi Kognitif

Humor dan tawa dapat menstimulasi bagian otak yang berkaitan dengan kreativitas dan daya ingat. Dengan kondisi pikiran yang lebih rileks setelah tertawa, seseorang biasanya akan lebih mudah menemukan solusi atas suatu masalah dan memiliki fokus yang lebih tajam saat bekerja.

8. Membakar Kalori dalam Tubuh

Meski tidak bisa menggantikan olahraga intens, tertawa selama 10 hingga 15 menit sehari dapat membakar sekitar 10 hingga 40 kalori. Aktivitas ini meningkatkan detak jantung dan pengeluaran energi, yang secara kumulatif bermanfaat bagi metabolisme tubuh jika dilakukan secara rutin.

9. Memperkuat Hubungan Sosial dan Kepercayaan Diri

Tertawa bersama orang lain adalah cara tercepat untuk membangun ikatan sosial dan rasa saling percaya. Tawa yang tulus dapat mencairkan kekakuan dalam komunikasi, meredam konflik, serta membuat seseorang merasa lebih terhubung dan diterima dalam lingkungan sosialnya.

BACA JUGA:Mengenang Karya Abadi Para Maestro Dongeng Anak di Hari Buku Anak Internasional 2 April

Kategori :