DINOYO, DISWAYMALANG.ID–UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mencatat lonjakan signifikan peminat internasional pada 2026. Sebanyak 704 calon mahasiswa asing dari 44 negara mendaftar untuk melanjutkan studi di kampus tersebut.
Data kampus menunjukkan, program Sarjana (S1) masih menjadi pilihan utama dengan 478 pendaftar.
Disusul jenjang Magister (S2) sebanyak 194 pendaftar, dan Doktor (S3) sebanyak 30 pendaftar.
Lonjakan ini dinilai sebagai indikator meningkatnya daya tarik akademik UIN Malang di tingkat global.
Peminat internasional datang dari berbagai kawasan, mulai Asia, Afrika, hingga Amerika.
Sejumlah negara seperti Mesir, Pakistan, China, Amerika Serikat, Ethiopia, dan Nigeria tercatat dalam daftar pendaftar.
Keberagaman ini memperkuat posisi UIN Malang sebagai kampus dengan lingkungan akademik multikultural.
BACA JUGA:Hadapi El Nino 'Godzilla', Pemerintah Jamin Stok Pangan Aman, Cadangan Beras Melimpah hingga 2027
Saat ini, UIN Malang juga telah menampung mahasiswa asing dari 18 negara.
Mereka terdiri dari 115 mahasiswa jenjang S1, 25 mahasiswa S2 dan 8 mahasiswa S3. Sebaran tersebut menunjukkan eksistensi internasional kampus yang terus berkembang.
Program International Student Scholarship (ISS) menjadi salah satu faktor utama meningkatnya jumlah pendaftar.
Skema ini menawarkan kesempatan bagi mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan berbasis integrasi keilmuan dan nilai keislaman yang menjadi ciri khas UIN Malang.
Rektor UIN Malang Prof Ilfi Nur Diana menyebut capaian ini sebagai bukti meningkatnya daya saing kampus di kancah internasional.