MALANG, DISWAYMALANG.ID–Matcha dan teh hijau sering dianggap sama karena sama-sama berasal dari tanaman Camellia sinensis. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas, baik dari cara pengolahan, penyajian, hingga kandungan nutrisinya. Perbedaan inilah yang membuat matcha dan teh hijau punya karakter serta manfaat yang tidak sepenuhnya sama
Berikut sembilan perbedaan utama antara matcha dan teh hijau yang perlu diketahui dikutip Disway Malang, Selasa (7/4/2026), dari jurnal ilmiah berjudul "Head Benefits and Chemical Composition of Matcha Green Tea: A Review" (Manfaat Kesehatan dan Komposisi Kimia Teh Hijau Matcha: Sebuah Tinjauan") karya J Kochman (2020) yang di-publish di pmc.ncbi.nlm.nih.gov.
pmc.ncbi.nlm.nih.gov (PubMed Central atau PMC) adalah arsip digital gratis yang menyediakan akses ke artikel jurnal ilmiah teks lengkap di bidang biomedis dan ilmu hayati. Dikelola oleh National Center for Biotechnology Information (NCBI) di Perpustakaan Kedokteran Nasional AS (NLM), platform ini memuat jutaan artikel hasil penelitian yang didanai NIH dan lembaga lainnya.
1. Bentuk
Matcha berbentuk bubuk halus yang langsung dicampur dengan air, sedangkan teh hijau biasanya berupa daun kering yang harus diseduh terlebih dahulu sebelum diminum.
2. Cara Minum
Matcha dikonsumsi bersama seluruh bubuknya, sehingga semua kandungan dalam daun teh ikut masuk ke dalam tubuh. Sementara itu, teh hijau hanya diminum air seduhannya saja, sedangkan ampas daun tidak ikut dikonsumsi.
BACA JUGA:Deretan Makanan Alami untuk Redakan Nyeri Haid hingga Tidur Lebih Nyenyak
3. Cara Penanaman
Daun untuk matcha ditanam dengan metode khusus, yaitu dinaungi dari sinar matahari sebelum panen. Proses ini membuat kandungan tertentu dalam daun meningkat. Sebaliknya, teh hijau biasa ditanam dengan paparan sinar matahari penuh.
4. Warna
Matcha memiliki warna hijau yang lebih cerah dan pekat karena kandungan klorofil yang lebih tinggi. Sementara teh hijau cenderung memiliki warna yang lebih ringan atau kekuningan.
5. Rasa
Dari segi rasa, matcha cenderung lebih kuat, sedikit pahit, dan memiliki sensasi creamy serta umami. Teh hijau memiliki rasa yang lebih ringan, segar, dan mudah diterima oleh banyak orang.
6. Kandungan Kafein
Karena dikonsumsi secara utuh, matcha mengandung kafein lebih tinggi dibandingkan teh hijau. Hal ini membuat matcha sering dipilih sebagai alternatif minuman penambah energi selain kopi.
BACA JUGA:Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Merusak Organ Tubuh: Dari Jantung hingga Empedu
7. Kandungan Nutrisi
Matcha dikenal memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi, terutama katekin. Hal ini disebabkan karena seluruh bagian daun teh dikonsumsi, bukan hanya ekstraknya seperti pada teh hijau.
8. Proses Pengolahan
Matcha melalui proses yang lebih panjang, mulai dari peneduhan, pengeringan, hingga penggilingan menjadi bubuk halus. Sementara teh hijau hanya melalui proses pengeringan sebelum akhirnya diseduh.
9. Manfaat
Matcha sering dikaitkan dengan peningkatan fokus, energi, dan metabolisme tubuh. Sementara teh hijau lebih dikenal sebagai minuman yang menenangkan dan menyegarkan, cocok untuk konsumsi sehari-hari.