Kepala Dindik Kota Batu Imbau Masyarakat Kontrol Gadget Anak ‎

Kamis 02-04-2026,16:19 WIB
Reporter : Muhammad Sholeh
Editor : Mohammad Khakim

BATU, DISWAYMALANG.ID--Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayat mengimbau tenaga pendidik dan wali siswa untuk senantiasa mengontrol terhadap penggunaan gadget anak-anak.

‎Langkah ini menjadi bagian dari upaya untuk menyukseskan kebijakan pemerintah pusat untuk membatasi penggunaan media sosial bagi anak. 

‎Diketahui, pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform digital seperti TikTok, Instagram, YouTube, Facebook, X, Roblox, dan Bigo Live untuk membatasi akun pengguna yang berusia di bawah 16 tahun.

BACA JUGA:Di Tengah Konflik Timteng, Jemaah Haji 2026 Tetap Berangkat 22 April 2026, Pemerintah Waspadai Kenaikan Biaya

‎"Intinya kita tidak melarang penggunaan gadget tapi yang kita lakukan adalah pembatasan gadget. Semuanya harus dilakukan dengan bijak dan seimbang, sehingga siswa masih dapat memanfaatkan teknologi untuk belajar dan mengembangkan diri," jelasnya, Kamis (2/4/2026).

‎Menurut Alfi, pembatasan gadget untuk siswa sangat penting karena dapat meningkatkan fokus belajar. dikatakannya, terlalu banyak menggunakan gadget dapat mengganggu konsentrasi siswa dan membuatnya sulit fokus pada pelajaran.

‎"Penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik siswa," jelasnya.

BACA JUGA:Diskominfo Kota Batu Perkuat Penataan Jaringan Telekomunikasi, Dorong Kota Lebih Tertata dan Terkoneksi

‎Selain itu, mantan Kepala Dinas PUPR Kota Batu itu menyampaikan, penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan mata, gangguan penglihatan, dan bahkan dapat menyebabkan masalah kesehatan mata lainnya.

‎"Pembatasan gadget dapat mengurangi risiko siswa menjadi korban cyberbullying atau melakukan tindakan cyberbullying terhadap orang lain," sambungnya.

‎lebih lanjut, Alfi menguraikan, pembatasan gadget juga dapat membantu siswa meningkatkan interaksi sosial dengan teman dan keluarga. Ditegaskannya, interaksi sosial adalah hal yang penting penting untuk perkembangan sosial dan emosional anak.

BACA JUGA:Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi, Arema FC Didenda Rp60 Juta Jelang Laga Kontra Malut United

"Kita sadar bahwa teknologi tidak bisa kita lawan atau bendung, yang bisa kita lakukan adalah berselancar diatasnya dengan mengambil sebesar besarnya manfaat buat kita dan sesama," pungkas Alfi.

Kategori :