MALANG, DISWAYMALANG.ID–Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) semester genap Tahun Akademik 2025/2026 berbasis teknologi BRONE dan Safe Exam Browser (SEB).
BACA JUGA:Polinema Perluas Jejaring Global, Gandeng Kampus Tiongkok dan HOPE International
Pelaksanaan UTS ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan era digital. Khususnya dalam menjaga integritas akademik di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Sistem BRONE yang terintegrasi dengan SEB memungkinkan proses ujian berlangsung secara lebih aman, terkontrol, dan minim potensi kecurangan.
Dikutip dari fkh.ub.ac.id, Rabu (1/4/2026), melalui sistem ini, mahasiswa diwajibkan mengerjakan ujian menggunakan platform digital yang telah dikonfigurasi secara khusus. SEB berfungsi membatasi akses perangkat selama ujian berlangsung, sehingga peserta tidak dapat membuka aplikasi lain yang berpotensi digunakan untuk melakukan kecurangan. Dengan demikian, proses evaluasi dapat berjalan lebih objektif dan transparan.
BACA JUGA:Rektor UIN Maliki Tekankan Lonjakan Kualitas, Target Kampus Tembus Reputasi Internasional
Pelaksanaan UTS berbasis BRONE dan SEB ini juga menjadi bagian dari upaya FKH UB dalam mengadaptasi teknologi dalam sistem pembelajaran dan evaluasi. Inovasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan akademik yang lebih modern, sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap hasil evaluasi mahasiswa.
Sebelumnya, penerapan sistem serupa telah menunjukkan hasil yang positif dalam meminimalisir tindakan kecurangan, termasuk yang memanfaatkan teknologi seperti kecerdasan buatan. Hal ini menjadi dasar kuat bagi FKH UB untuk terus mengembangkan metode evaluasi berbasis teknologi secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Peminat PTN Naik 40 Ribu, Sistem SNBT Dirombak: Peserta Tak Lagi Pilih Kampus Ujian
Selain itu, penggunaan BRONE dan SEB juga memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa dalam menghadapi sistem ujian digital yang lebih terstruktur. Hal ini dinilai penting sebagai bekal dalam menghadapi dunia profesional yang semakin terdigitalisasi.
Dengan penerapan sistem ini, FKH UB berharap dapat terus menjaga standar kualitas pendidikan sekaligus menciptakan proses evaluasi yang adil, kredibel, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Pelaksanaan UTS semester genap ini pun menjadi bukti nyata transformasi digital yang terus dilakukan oleh institusi dalam mendukung pendidikan yang unggul dan berintegritas.
BACA JUGA:Fakultas Hukum UB Melonjak ke Peringkat 327 Dunia pada QS WUR 2026