BATU, DISWAYMALANG.ID–Kota Batu sukses mempertahankan predikatnya sebagai destinasi favorit selama libur Idulfitri 1447 Hijriah dan libur sekolah. Berdasarkan rilis terbaru Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, sebanyak 150.796 wisatawan tercatat memadati Kota Dingin ini dalam periode 14 hingga 28 Maret 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto menyatakan bahwa angka tersebut merupakan hasil rekapitulasi sementara dari sektor investasi hotel dan Daya Tarik Wisata (DTW).
BACA JUGA: Lineup Rasvara Fest 2026 Kian Lengkap, Eastcape dan Lomba Sihir Resmi Bergabung
Dari total kunjungan yang masuk, sektor DTW masih menjadi kontributor terbesar bagi pariwisata Batu. Berikut rincian persebaran wisatawan:
- Daya Tarik Wisata (DTW): 118.254 kunjungan.
- Hotel Akomodasi: 32.524 kunjungan.
Hingga Sabtu (28/3) malam, total kolektif kunjungan mencapai 150.796 wisatawan. Data ini kami himpun dari 90 jasa penginapan hotel dan 50 daya tarik wisata,” ujar Onny, Senin (30/3).
Meski volume kendaraan terlihat padat di jalanan, rata-rata okupansi hotel harian berada di angka 55,56%, dengan akumulasi keseluruhan selama periode lebaran mencapai 44,75%.
Namun, Onny menekankan bahwa angka 150 ribu tersebut barulah "puncak gunung es". Ada beberapa faktor yang diprediksi akan membuat angka riil jauh lebih tinggi:
- Laporan Belum Masuk Semua: Data saat ini baru mencakup 42,82% dari total pelaku usaha jasa pariwisata yang dilindungi.
- Sektor Non-Hotel: Ribuan wisatawan yang menginap di homestay dan vila (yang dikelola paguyuban) belum masuk dalam hitungan resmi.
- Sektor Kuliner: Pergerakan wisatawan di kafe dan restoran juga belum terakumulasi dalam angka tersebut.
Optimisme menjelang Long Weekend
Pemerintah Kota Batu memprediksi perputaran ekonomi akan terus meroket. Selain libur lebaran yang masih menyisakan sisa animo, terdapat potensi diputar pada akhir pekan depan.
"Kami terus berkumpul secara real-time. Pekan depan ada libur panjang pada 3-5 April, yang kami yakini akan melengkapi gambaran keseluruhan perputaran ekonomi pariwisata di Kota Batu," pungkas mantan Kadiskominfo tersebut.