8 Hal dari Kendaraan yang Wajib Dicek usai Dipakai Mudik, agar Tak Jadi Masalah

Selasa 24-03-2026,08:57 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Pengecekan kendaraan setelah dipakai mudik Lebaran sangat diperlukan. Setelah perjalanan ratusan kilometer, kendaraan berada pada fase paling rawan.

Kerusakan sering muncul justru setelah mobil atau motor kembali dipakai untuk aktivitas harian. Berikut beberapa hal yang wajib dicek setelah mudik:

1. Oli Mesin: Jangan Tunggu Lampu Indikator Menyala

Perjalanan jauh membuat oli bekerja ekstra. Gesekan mesin meningkat, suhu tinggi, dan durasi panjang bikin kualitas oli cepat turun.

Cek warna dan volumenya. Kalau sudah menghitam pekat atau volumenya berkurang, jangan ditunda—langsung ganti. Ini langkah paling murah untuk mencegah kerusakan mahal.

2. Ban: Terlihat Baik Belum Tentu Aman

Ban adalah komponen yang paling "menderita" saat mudik. Jalan panas, beban penuh, dan tekanan tinggi bisa mempercepat keausan.

Periksa tekanan angin, kondisi tapak, hingga potensi benjolan di sisi ban. Jangan anggap remeh retakan kecil karena bisa menjadi awal masalah besar di jalan.

3. Rem: Nyawa Ada di Sini

Kalau selama mudik sering injak atau tarik rem, sistem pengereman pasti terkuras. Perhatikan ciri-ciri rem yang mulai bermasalah. Mulai dari kurang pakem, muncul bunyi, atau pedal dan tarikan lebih dalam dari biasanya.

Jika kondisi itu terjadi, jangan ditawar lagi, langsung cek. Bila perlu, bawa kendaraan ke bengkel. Mintalah mekanik memeriksa sistem pengereman demi keselamatan.

4. Aki: Sering Drop setelah Perjalanan Jauh

Aki bisa terlihat normal saat perjalanan, tapi melemah setelahnya. Apalagi jika kendaraan lantas jarang dipakai setelah digunakan untuk perjalanan jauh seperti mudik/balik.

Jika starter mulai berat atau lampu redup, ketahuilah bahwa itu sinyal awal gangguan. Jangan tunggu mogok di parkiran.

5. Cairan Penting: Jangan Sampai Kering Tanpa Disadari

Radiator, minyak rem, hingga oli transmisi sering luput dari perhatian. Padahal, kekurangan cairan bisa memicu overheat atau kerusakan sistem.

Cek levelnya. Jika berkurang, segera isi atau periksa kemungkinan kebocoran.

6. Filter Udara dan AC: Korban Debu Perjalanan

Mudik identik dengan jalanan berdebu. Filter udara yang kotor bisa bikin mesin "ngos-ngosan", sementara filter AC membuat kabin jadi kurang nyaman.

Membersihkan atau mengganti filter bisa langsung terasa bedanya. Tarikan menjadi lebih ringan, kabin pun terasa lebih segar.

7. Kaki-Kaki: Efek Jalan Rusak Mulai Terasa

Lubang jalan, polisi tidur, dan beban berlebih selama mudik/balik bisa berdampak ke suspensi. Kalau mulai muncul bunyi aneh, setir tidak stabil, atau mobil terasa limbung, jangan abaikan. Ini tanda kaki-kaki butuh perhatian.

8. Kebersihan: Cuci Mobil/Motor

Cuci bersih, terutama bagian kolong, untuk menghilangkan lumpur atau garam yang memicu karat. Jika dibiarkan bisa memicu korosi atau kadang-kadang mengganggu sistem pengereman.

Tags :
Kategori :

Terkait