MALANG, DISWAYMALANG.ID–Menjadi remaja bukanlah hal yang selalu menyenangkan. Selain menjad bebas dari aturan orang tua, remaja juga mengalami fase breakout, yaitu kondisi kulit wajah yang mengalami iritasi, peradangan, dan muncul jerawat secara tiba-tiba akibat tidak cocok produk, hormon, atau stres.
Perubahan hormon, stres, pola makan, hingga kebiasaan menyentuh wajah tanpa sadar menjadi beberapa faktor pemicunya. Meski umum terjadi, breakout sering membuat rasa percaya diri menurun.
Jerawat muncul ketika pori-pori tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan bakteri. Pada remaja, produksi minyak cenderung lebih tinggi karena pengaruh hormon, sehingga risiko breakout pun meningkat. Selain itu konsumsi makanan tinggi gula, gorengan, dan olahan secara berlebihan juga berpotensi memicu breakout.
BACA JUGA:Rahasia Tampil Memukau di Hari Fitri: 9 Langkah Makeup Cetar dan Tahan Lama untuk Lebaran
Tips Efektif Mengatasi Breakout
Agar breakout tidak semakin parah, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Skincare yang Sesuai dengan Kebutuhan Wajah
Penggunaan skincare yang cocok dengan kebutuhan wajah adalah cara utama untuk terhindar dari breakout. Jika keliru dalam memilih produk skincare maka wajah akan breakout parah karena kebutuhnnya tidak terpenuhi.
2. Mencuci Wajah Secara Teratur
Bersihkan wajah dua kali sehari menggunakan sabun yang sesuai dengan jenis kulit. Hindari mencuci wajah terlalu sering karena dapat membuat kulit semakin kering dan memproduksi lebih banyak minyak.
3. Hindari Memencet atau Memainkan Jerawat
Memencet jerawat dapat memicu infeksi bakteri yang lebih parah yang dapat menyebabkan peradangan hebat. Selain itu juga meninggalkan bekas luka permanen seperti noda hitam, bopeng, atau keloid. Memencet jerawat justru mendorong kotoran masuk lebih dalam ke lapisan kulit.
BACA JUGA:9 Dampak Gula Berlebih mulai Jerawat hingga Penuaan Dini! 9 Tips Membatasi Konsumsi Gula
4. Mengelola Stress dengan Baik
Karena stres memicu pelepasan hormon kortisol dan adrenalin yang merangsang kelenjar minyak memproduksi minyak berlebih, maka harus diseimbangkan dengan olahraga ringan, tidur cukup, dan melakukan hobi.
5. Memperhatikan Pola Makan
Hindari makanan yang tinggi gula, pedas, dan berminyak karena dapat menyebabkan munculnya jerawat dan peradangan.
6. Lakukan Eksfoliasi
Eksfoliasi wajib dilakukan untuk mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori tersumbat, dan merangsang regenerasi kulit agar lebih cerah, halus, serta bebas kusam. Proses ini juga mencegah jerawat/komedo dan memaksimalkan penyerapan skincare. Eksfoliasi membantu mengatasi penumpukan sel kulit mati yang membuat kulit terasa kasar dan bersisik.
7. Double Cleaning di Malam Hari
Double cleansing adalah teknik membersihkan wajah dua tahap menggunakan dua pembersih berbeda, yaitu micellar water dan sabun cuci muka. Melakukan double cleansing pada malam hari sangat penting. Satu kali cuci muka tidak cukup untuk mengangkat sisa makeup berlebih yang menumpuk seharian.
Metode ini mencegah pori-pori tersumbat, mengurangi jerawat atau bruntusan, serta memaksimalkan penyerapan skincare malam agar regenerasi kulit optimal.
BACA JUGA:Deretan Manfaat Pure Matcha untuk Kesehatan: Detok Alami, Baik untuk Jantung dan Hati