10 Hari Pertama Ramadan: Fase Rahmat dan Momentum Memperbaiki Ibadah

Sabtu 21-02-2026,17:09 WIB
Reporter : M Rozaq Wira Utama
Editor : Mohammad Khakim

Allah Swt berfirman:

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.”

(QS. Al-Baqarah: 185)

Karena itu, memperbanyak membaca Al-Qur’an sejak awal Ramadan menjadi amalan utama agar tilawah dapat dilakukan secara konsisten hingga akhir bulan.

Menjaga Salat dan Qiyamul Lail

Selain puasa, salat juga menjadi amalan pokok pada bulan Ramadan. Rasulullah saw bersabda:

“Barang siapa melaksanakan salat malam di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Salat tarawih dan salat sunnah lainnya menjadi sarana memperkuat hubungan spiritual dengan Allah Swt.

BACA JUGA:Tips Waktu Olahraga yang Tepat saat Puasa! Aman, Efektif, Tak Picu Kelelahan

Sedekah pada Bulan Ramadan

Rasulullah saw dikenal sangat dermawan pada bulan Ramadan. Dalam hadis disebutkan:

“Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin bertambah pada bulan Ramadan.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Sedekah, berbagi makanan berbuka, dan membantu sesama menjadi amalan yang sangat dianjurkan sejak 10 hari pertama Ramadan.

BACA JUGA:Salut! Ribuan Jemaah Padati Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN

Sepuluh hari pertama Ramadhan merupakan fase penting untuk membangun kesungguhan ibadah. Dengan meluruskan niat, menjaga kualitas puasa, memperbanyak tilawah Al-Qur’an, shalat, serta sedekah, umat Islam diharapkan mampu menjalani Ramadhan dengan penuh rahmat dan keberkahan hingga akhir bulan.

Tags :
Kategori :

Terkait