Expo Hebatnya SMK, Karya-Karya Siswa SMK Se-Jatim Laku Rp3 M

Selasa 17-02-2026,15:21 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

SURABAYA, DISWAYMALANG.ID–Pameran karya siswa SMK Jatim pada Expo dan Expose Hebatnya SMK Jatim 2026 mencatatkan transaksi Rp 3,074 miliar. Event ini berlangsung di Grand City Convex Surabaya tiga hari, melibatkan 269 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta se-Jawa Timur. Siap sekolah memamerkan produk unggulan.

“Ini bukan sekadar pameran, tetapi pembuktian. Ketika produk siswa laku di pasar hingga miliaran rupiah, berarti talenta mereka hebat dan dibutuhkan. Anak-anak SMK Jatim telah menunjukkan kualitasnya,” puji Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dikutip Selasa (17/2).

BACA JUGA:Dana Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 Mulai Cair: Cek Penerima, Jadwal, dan Nominalnya!

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah dan guru yang secara aktif mendorong siswa menampilkan produk dan karya terbaiknya. Menurutnya, etalase inovasi dalam expo menjadi cara efektif membuka gerbang masa depan generasi yang menempuh pendidikan vokasi.

Pada tahun ini, Expo dan Expose Hebatnya SMK Jatim mengusung konsep “Marketplace Live and Direct”. Yakni mempertemukan langsung hasil produksi sekolah dengan kebutuhan industri. Konsep tersebut dinilai mampu memangkas jarak antara pendidikan dengan dunia kerja.

BACA JUGA:Guru Makin Termotivasi! Metode Pembelajaran Ini Terbukti Tingkatkan Nilai Literasi Daerah

Menurut Khofifah, teaching factory dan teaching industry di SMK Jatim tidak kalah dengan teaching factory dan teaching industry di berbagai Perguruan Tinggi Negeri yang pernah dia kunjungi. Seperti ternak ayam, ternak sapi potong, ternak sapi perah, dan usaha perikanan.

"Budidaya ikan SMK/SMA sangat luar biasa. Mulai dari proses pembenihan termasuk Inseminasi buatan ikan lele. Selain itu, sparepart ujung senjata yang diproduksi PT Pindad di Malang juga merupakan hasil dari produksi SMK Suko Mojokerto," ungkapnya.

BACA JUGA:CEO AI Microsoft: Dalam 12-18 Bulan ke Depan, AI Bisa Gantikan Pekerjaan Kantoran

Berdasarkan dari hasil pengamatannya dalam pameran tersebut, Khofifah menyebut bahwa produk-produk SMK di Jatim sudah bagus. Namun yang perlu ditambah adalah landasan teori. "Inovasi, gagasan dan kreativitas luar biasa harus ditampung di industri dan usaha yang tepat sehingga mereka akan menjadi anak bangsa yang luar biasa," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Khofifah serta seluruh jajaran Pemprov Jatim atas perhatian dukungan sehingga SMK-SMIK di Jatim bisa berkembang dan meningkatkan prestasinya.

BACA JUGA:Haul ke-77 Tan Malaka di Kediri, Aksi Tabur Bunga Gaungkan Semangat Pemikiran Kritis

"Kami ingin menyampaikan bahwa SMK Jatim sudah naik kelas. Expo menampilkan produk dan workshop serta business matching ini menunjukkan hal itu. SMK menghasilkan produk yang lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas," ungkapnya.

Aries mengatakan, saat ini pihaknya terus menguatkan citra SMK Jatim sebagai pusat pendidikan tenaga profesional serta bagian tidak terpisahkan dari ekosistem DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) untuk memperluas pembukaan lapangan kerja.

Tags :
Kategori :

Terkait