1 tahun disway

Kekayaan Tembus USD850 Miliar, Elon Musk Menuju Triliuner Pertama Dunia

Kekayaan Tembus USD850 Miliar, Elon Musk Menuju Triliuner Pertama Dunia

Kekayaan tembus USD850 Miliar, Elon Musk menuju triliuner pertama dunia. -reuters--

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Kekayaan bersih Elon Musk mencapai USD 850 miliar (setara 14.351 trilun) per Februari 2026. Melonjak tajam dan angka itu mencetak sejarah. Menjadikannya manusia pertama dengan nilai kekayaan menembus level USD 800 miliar.

Musk pun berpeluang besar menjadi triliuner pertama di dunia. Perlu dipahami perbedaan triliunan konteks Indonesia dan global. Triliuner Indonesia mengacu pada orang yang memiliki harta Rp1 triliun rupiah lebih yang di Indonesia jumlahnya sudah harmpir 50 orang.

Namun secara global, triliuner mengacu pada orang yang memiliki harga USD1 triliun lebih. Jika dirupiahkan Rp16.882 triliun. Dan, di dunia baru Elon Musk, orang yang hartanya mendekati USD1 Triliun.

BACA JUGA:9 Istilah yang Perlu Diketahui dalam AI, mulai LLM, Algoritma, hingga Guardrails

Lonjakan kekayaan bos Tesla dan SpaceX itu dinilai paling fenomenal dalam sejarah modern. Bahkan, total kekayaannya disebut-sebut melampaui gabungan kekayaan dua konglomerat dunia: pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin serta pendiri Meta Mark Zuckerberg.

Faktor terbesar di balik lonjakan tersebut adalah merger raksasa. Yakni antara SpaceX dan perusahaan kecerdasan buatan miliknya, xAI. Entitas baru hasil penggabungan itu memiliki valuasi fantastis. Nilainya mencapai USD 1,25 triliun.

Musk diketahui menguasai sekitar 43 persen saham perusahaan hasil merger tersebut. Artinya, nilai kepemilikan pribadinya saja ditaksir lebih dari USD 530 miliar. SpaceX kini menyumbang hampir dua pertiga dari total kekayaan Musk.

BACA JUGA:Tak Penuhi Kriteria MABIMS, Alasan Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 19 Februari 2026

Meski demikian, perjalanan menuju tonggak sejarah itu tidak sepenuhnya mulus. Merger SpaceX-xAI kini dipersoalkan. Posisinya tengah berada dalam sorotan regulator di berbagai wilayah. Termasuk Eropa, Asia, Australia, dan California.

Otoritas setempat menyoroti produk chatbot AI bernama Grok yang dikembangkan xAI. Terutama terkait isu penyalahgunaan teknologi dan potensi pembuatan gambar deepfake.

Kendati menghadapi pengawasan ketat, optimisme pasar terhadap Musk tetap tinggi. Laporan Reuters dan data dari pasar prediksi Kalshi menunjukkan kabar gembira bagi Musk.

BACA JUGA:Dari Flagship sampai Midrange, Deretan HP Vivo Terbaru 2026 Ini Worth It Dibeli

Peluangnya mencapai status triliuner tahun ini mencapai 75 persen. Bahkan, sentimen investor terlihat lebih agresif.

Sekitar 91 persen pelaku pasar memperkirakan Musk akan menembus angka tersebut sebelum 2029. Sebanyak 86 persen memprediksi pencapaian itu terjadi tahun depan. Kemudian 72 persen yakin target tersebut bisa diraih sebelum 2027.

Sumber: harian.disway.id