JMSI Malang Raya Khataman-Tumpengan, Peringati HUT ke-6 dan HPN 2026 dengan Refleksi Etika Pers

Jumat 13-02-2026,15:30 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Malang Raya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 sekaligus Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan khataman Alquran dan tumpengan. Rangkaian acara digelar di Sekretariat JMSI Malang Raya, kompleks Ruko WR Supratman, Klojen, Kota Malang, Jumat (13/2/2026).

“Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-6 JMSI dan peringatan HPN 2026, JMSI Malang Raya membuat kegiatan sangat sederhana. Berupa khataman dan tumpengan saja,” ujar Ketua JMSI Malang Raya Syaiful Arif di sela-sela acara.

BACA JUGA:10 Prompt Gemini AI untuk Bikin Poster Keren Menyambut Ramadan 1447 H!

Sengaja acara diperingati tanpa hura-hura karena menurut Syaiful, esensi syukur dan refleksi jauh lebih krusial di tengah dinamika media saat ini. Kegiatan HUT ke-6 JMSI dan peringatan HPN 2026 pun menjadi wadah berkumpul dan doa bersama.

“Kita mensyukuri apa yang sudah kita lakukan selama ini, kita menikmati apa yang sudah kita dapatkan selama ini. Kita juga mendoakan para tokoh pers, para pelaku perusahaan pers, dan para wartawan di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

BACA JUGA:Unduh Gratis! 45 Link Banner Marhaban Ya Ramadan 2026, Pasang di Masjid, Sekolah, hingga Lingkungan Rumah

Syaiful juga mendorong media siber di Malang Raya mampu menjadi oase informasi di tengah derasnya arus disinformasi. Dia berharap para pelaku usaha media di Malang ini ‘bikin terang’ warga, para pemangku kebijakan, para wartawan-wartawan yang ada di Malang Raya. Di dalamnya mencakup tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi publik.

“Artinya bikin terang itu adalah kita memberikan sebuah edukasi. Memberikan sebuah contoh yang baik. Meski kita masih belum baik, kita akan terus belajar menjadi yang lebih baik,” imbuh Syaiful.

BACA JUGA:143,9 Juta Orang Diperkirakan Lakukan Perjalanan Mudik Lebaran 2026

Karena itu, JMSI Malang Raya mengingatkan pentingnya profesionalisme bagi perusahaan pers. Setiap produk informasi yang sampai ke masyarakat harus melewati filter kode etik dan kaidah jurnalistik yang ketat. “Sesuai dengan teori-teori jurnalistik, kode etik, dan lain-lain,” ujar Syaiful.

Bersyukur dan melakukan refleksi pada peringatan HUT ke-6 yang secara sederhana, JMSI Malang Raya berkomitmen tidak hanya mengejar eksistensi. Namun juga menjaga marwah pers sebagai penyaji informasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Tags :
Kategori :

Terkait