MALANG, DISWAYMALANG.ID–Laptop dengan spesifikasi rendah atau yang kerap disebut ‘laptop kentang’ tidak sepenuhnya mematikan ruang hiburan digital. Industri game telah lama melahirkan judul-judul berkualitas yang tidak menuntut spesifikasi perangkat tinggi, tetapi tetap menawarkan pengalaman bermain yang solid, adiktif, dan berkelas.
Laptop kentang banyak dipakai pelajar, mahasiswa, hingga pekerja muda di Indonesia. Keterbatasan kapasitas prosesor, RAM, serta kartu grafis bawaan sering menjadi penghalang untuk menikmati game-game terbaru dengan visual yang bagus. Namun, kondisi tersebut tidak sepenuhnya mematikan ruang hiburan digital.
Dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap game ringan kembali meningkat. Selain karena keterbatasan perangkat, faktor nostalgia dan gameplay yang kuat membuat game-game lawas dan indie kembali dilirik.
BACA JUGA:HBO Ingin Kembalikan Kejayaan Fantasy: Angkat Game Baldur’s Gate Jadi Serial TV
Game semacam ini biasanya mengandalkan desain mekanik permainan, cerita yang kuat, atau gaya visual sederhana yang efisien. Alhasil, laptop dengan RAM 2–4 GB, prosesor dual-core, bahkan GPU onboard tetap mampu menjalankannya secara stabil.
Inilah sembilan game berkualitas yang terbukti ramah untuk laptop kentang. Daftar ini tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan spesifikasi rendah, tetapi juga reputasi game, daya tahan gameplay, serta penerimaan pemain secara global.
Bagi pengguna laptop pas-pasan, game-game ini bisa menjadi bukti bahwa keterbatasan perangkat tidak selalu berarti keterbatasan hiburan.
BACA JUGA:Game Pabrik Gacha yang Ramah Pemain Gratisan ‘Arknights: Endfield 2026’
1. Stardew Valley
Stardew Valley----
Stardew Valley menjadi salah satu contoh sempurna bagaimana game sederhana mampu mencuri perhatian jutaan pemain di seluruh dunia.
Game simulasi bertani ini dirancang dengan grafis pixel-art dua dimensi yang ringan, sehingga tidak membebani prosesor maupun kartu grafis. Bahkan laptop lama dengan RAM 2 GB masih mampu menjalankannya dengan lancar.
Di balik tampilannya yang sederhana, Stardew Valley menawarkan kedalaman gameplay yang mengejutkan. Pemain diajak mengelola kebun, berinteraksi dengan penduduk desa, memancing, menambang, hingga membangun relasi sosial.
Siklus permainan yang santai membuat game ini cocok dimainkan dalam waktu lama tanpa terasa repetitif. Faktor inilah yang membuat Stardew Valley tetap relevan meski tidak mengandalkan visual berat.
BACA JUGA:Blizzard Hadirkan 5 Hero Baru di Reign of Talon 2026, Kembalikan Lagi Nama Game Jadi Overwatch
Untuk laptop kentang, Stardew Valley tergolong sangat bersahabat. Selain ringan, game ini juga hemat daya dan jarang mengalami masalah teknis. Kombinasi gameplay adiktif dan kebutuhan spesifikasi rendah menjadikannya pilihan aman bagi siapa pun yang ingin bermain tanpa khawatir performa perangkat.