Tembus Rp48 Juta! Harga Galaxy Z TriFold, Jadi Smartphone Termahal Samsung

Kamis 29-01-2026,15:37 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Ponsel lipat termahal milik Samsug resmi dijual. Galaxy Z TriFold, ponsel premium tersebut, mulai dipasarkan di Amerika Serikat, 30 Januari 2026. Harga awalnya USD 2.900 (sekitar Rp48 juta). Menjadi smartphone paling mahal dalam sejarah Samsung. Sekaligus menetapkan standar baru harga ponsel lipat di pasar global.

Harga Galaxy Z TriFold tersebut lebih dari tiga kali lipat Galaxy S25 versi standar. Bahkan, ponsel lipat premium Samsung sebelumnya, Galaxy Z Fold 7, masih berada jauh di bawahnya. Z Fold 7 dibuka dengan harga USD 2.000 (sekitar Rp32 juta) untuk varian 256 GB dan mencapai sekitar USD 2.420 (Rp40 juta) pada konfigurasi tertinggi dengan penyimpanan 1 TB.

BACA JUGA:Klaimkan dengan Rewards Eksklusif! 30 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 28 Januari 2026 Hari Ini

Samsung tampaknya sengaja memosisikan Galaxy Z TriFold sebagai produk ultra-premium. Ponsel ini mengusung desain layar lipat ganda dengan dua engsel, memungkinkan perangkat dilipat menjadi tiga bagian. Konsep ini membuat TriFold berbeda dari lini Galaxy Z Fold yang hanya menggunakan satu engsel.

Melalui pendekatan tersebut, Samsung menegaskan status Galaxy Z TriFold sebagai perangkat paling canggih yang saat ini tersedia di pasar AS. Perangkat ini ditujukan bukan untuk pasar massal, namun untuk konsumen dengan daya beli tinggi yang ingin merasakan teknologi terbaru tanpa kompromi harga.

BACA JUGA:Pembaruan Siri Berbasis Google Gemini, Rilis Bertahap Mulai Februari 2026

Peluncuran Galaxy Z TriFold juga menunjukkan arah baru strategi Samsung di segmen foldable. Selama beberapa tahun terakhir, ponsel lipat memang sudah berada di kelas harga premium.

Namun kini, Samsung tampak mendorongnya lebih jauh, menempatkan foldable di level yang bahkan melampaui smartphone flagship konvensional.

Sebagai perbandingan, ponsel non-lipat paling inovatif saat ini seperti iPhone 17 Pro Max dan Galaxy S25 Ultra masih berada di rentang harga yang lebih rendah dibanding TriFold.

BACA JUGA:ASUS Buka Pre-Order Zenbook AI Terbaru, Andalkan NPU 50 TOPS dan Layar OLED Premium

Dengan kehadiran ponsel lipat berharga hampir USD 3.000 (sekitar Rp50 juta), Samsung seolah ingin menetapkan batas harga baru untuk sebuah smartphone.

Fenomena ini tidak lepas dari tren kenaikan harga produk teknologi secara global. Di berbagai industri, biaya riset, produksi, dan distribusi terus meningkat. Di sektor ponsel, produsen kini memisahkan dengan jelas antara flagship konvensional dan foldable, dengan foldable ditempatkan sebagai produk eksklusif.


Samsung Galaxy Z Trifold terbilang mahal untuk kelas HP lipat di antara banyak produk serupa. --mashable--

Samsung tampaknya memanfaatkan momentum tersebut untuk menguji sejauh mana konsumen bersedia membayar demi inovasi desain. Galaxy Z TriFold bukan sekadar perangkat komunikasi, melainkan simbol kemampuan teknologi dan status premium.

BACA JUGA:Samsung Galaxy A56, Ini Kehebatannya dibanding Galaxy A55 dan Pendahulunya

Tags :
Kategori :

Terkait