Said PDIP Tanggapi Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI: Dia Expert di Bidang Moneter

Rabu 28-01-2026,15:58 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Terpilihnya keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas M Djiwandono, sebagai deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) bukan sempat jadi sorotan. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menegaskan Thomas memiliki reputasi dan keahlian di bidang moneter.

"Secara proporsional kita tempatkan dulu seorang Thomas Djiwandono. Beliau ini jadi Wamenkeu karena memang punya reputasi, credibility, kemampuan, dan sebagainya, pasti. Dan melihat latar belakangnya Pak Thomas Djiwandono, dia memang expert-nya sebenarnya kan lebih di moneter daripada di fiskal," ujar Said di kompleks parlemen, Senayan, pada Senin, 26 Januari 2026.

BACA JUGA:DPR Setujui Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo, Menjadi Deputi Gubernur BI

Said memahami sensitivitas publik terkait hubungan kekeluargaan Thomas dengan Presiden serta kekhawatiran terhadap independensi BI. Namun, ia meyakini bahwa sistem kepemimpinan kolektif kolegial di bank sentral serta regulasi dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) sudah cukup ketat untuk menjaga independensi lembaga tersebut.

"Soal independensi BI dipertanyakan, karena Undang-Undang Bank Indonesia dan P2SK itu sangat ketat mengatur sedemikian rupa tentang independensi, seharusnya publik tidak perlu khawatir. Toh kepemimpinan di sana kolektif kolegial," imbuh Said.

BACA JUGA:JPU Ungkap Aliran Dana Google dan Konflik Nadiem dalam Korupsi Chromebook

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur (Jatim) itu juga merespons tudingan miring mengenai praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Said menekankan bahwa seseorang tidak bisa memilih garis keturunan keluarganya.

Baginya, yang paling utama dalam pengangkatan jabatan strategis ini adalah masalah kepercayaan dan integritas yang terukur. "Ini soal trust. Untuk membangun sesuatu itu kalau tidak ada trust, kita kan akan kerepotan. Yang penting kita punya trust, kemudian terukur, integritasnya terjaga, maka saya pikir itu KKN-nya sudah bisa dilewati," tegas Said.

BACA JUGA:KH Miftachul Akhyar Surati Gus Yahya, Minta Penjelasan soal Undangan Harlah ke-100 PBNU

Said optimistis kehadiran Thomas akan memberikan kontribusi positif bagi stabilitas moneter nasional. Ia meyakini kapasitas Thomas sudah teruji selama menjabat di posisi pemerintahan sebelumnya.

"Akan sangat mumpuni Tommy (Thomas) di sana. Percaya deh. Saya melihat pemilihan kali ini pada sosok kemampuan Thomas," ujar Said.

 

Tags :
Kategori :

Terkait